Maxtor Athena ????!!!!!


Beberapa hari lalu komputer di kantor saya rusak. Hardisk Maxtor 20 G mendadak tak dikenali malah dianggap failure. Hardisk ini diekenali jadi Maxtor Athena. Beberapa software saya coba dimulai dari Disk Manager. Software ini ternyata tidak menyelesaikan masalah. Saya coba Software khusus untuk hardisk Maxtor, juga gagal. Saya coba low Format dengan Software.. juga gak bisa…

Sudah putus asa rasanya, hampir saja hardisk masuk tempat sampah… Tapi saya coba gunakan jurus pamungkas yang jadi simpenan ilmu yang saya kuasai… Saya coba gunakan Mathorboard jaman baheula. Saya hanya menggunakan BIOSnya.. Saya lupa versi BIOSnya yang Jelas BIOS AWARD tahun keluarannya 1991-1994. Kebetulan di BIOS tersebut ada fasilitas Low Format-nya.

Hardiskpun saya pasang.. dan jreng ternyata dengan BIOS tersebut Hardisk dapat dikenali. Meski hanya dikenali sekitar 8G karena versi BIOSnya lawas tapi mending juga daripada gak dikenali sama sekali. Trus saya gunakan Low Formatnya dan setelah beberapa saat sekitar 1 jam, hardisk dapat dikenali dan dapat saya gunakan lagi meski kapasitasnya ilang 12 G. Nyesel juga sih gak bisa balik semua, tapi daripada hardisk jadi pengisi tong sampah rasanya perlu syukur masih ada matherboard langka sang penolong…

Yang jadi pertanyaan saya adalah mengapa BIOS keluaran Baru yag notabene sudah mengenali Hardisk Kapasitas besar gak dilengkapi fasilitas Low Format dan bisa nggak ya setelah di low format Hardisk yang 8G tersebut kembali jadi 20G?????? Wallohu ‘Alam

akhdian

Tentang iklan-iklan ini

22 thoughts on “Maxtor Athena ????!!!!!

  1. Bagi teman – teman yang pernah mengalami harddisk rusak
    – no detect- partisi hilang- terformat- fdisk- virus- corrupt
    – delete- hidden..dll…..bisa dikonsultasikan atau di recovery data
    bisa datang ke ertech komputer.
    Alamat nya: jl.karang rejo x/36 surabaya (daerah ketintang)
    Hub : 031 72357968/081330029001
    Saya dulu pernah menyelamatkan harddisk no detek
    Disini memang benar ok banget.masalah harga bisa di nego,
    Trims ertech berkat ertechcom dataku kembali normal.
    Semoga sukses…..teman2…!!

  2. Menanggapi banyaknya nada-nada sumbang tentang keberadaan Everesta Media dengan biaya recovery data yang sangat mahal yaitu 5 juta, yaitu katanya terjadi karena kerusakan fisk yang fatal pada harddisk. Ada pengalaman yang justru tidak masuk akal. Saya Ruli, tinggal di Serpong (BSD), 38 tahun. Karyawan salah satu Bank Swasta di Jakarta Barat. MOHON MAAF kalau tulisan ini bukan bermaksud menjelek-jelekan orang atau organisasi tertentu. Tapi untuk penyeimbang berita saja.

    Ada suatu cerita. Boleh percaya boleh tidak. Tepatnya di awal Februari 2008 lalu, saya pernah menemukan masalah. Sore hari, laptop Toshiba saya tiba-tiba hang. Seperti biasanya saya segera matikan listriknya, lantas saya restart ulang. Biasanya mau lagi berjalan normal. Tetapi sekarang ini sepertinya lain, hanya tampilan ‘blue screen’ dengan tulisan bahasa aneh, agak sedikit bunyi aneh klak-kletek, dan saya pun tidak tahu artinya. Lantas saya copot hardisknya untuk di-copy ke PC, dengan memakai external case SATA ternyata sama saja & ada bunyi kletak-kletek dan ada tampilan aneh berbunyi “Primary Master Failure press F1 to continue”.
    Akhirnya, saya membawa ke beberapa tempat recovery data di daerah Harco Elektronik dan Mangga 2 Mall. Seperti biasa, saya menunggu beberapa hari. Tetapi saya tidak menegerti, ternyata mereka gagal menyelamatkan data saya dengan alasan bahwa kerusakannya adalah pada piringan/disk hardisk saya sudah parah (tergores). Saya pun mengambil harddisk SATA Seagate Momentus saya, dan mencoba merecover lagi ke beberapa tempat lain. Ternyata sama. Mereka gagal. Sama saja, terakhir saya coba lagi membawa ke jasa recovery data di bilangan Mall Ambasador, Jl.Setiabudi Sudirman, daerah Jakarta Barat juga, dan banyak tempat lain. Ternyata hasilnya sama saja. Padahal mereka juga mengaku-ngaku adalah master, ahlinya atau yang terbaik.

    Entahlah saya hampir putus asa. Saya sudah bingung harus kemana lagi saya antar harddisk saya agar dapat diselamatkan data – data penting di dalamnya. Saya juga hampir putus asa. Akhirnya saya coba terus mencari di Internet, di salah satu situs iklan gratis tampa daftar, saya menemukan Everesta Media, salah satu jasa penyelamat data, situsnya http://www.everezta.com. Awalnya saya sempat ragu – ragu dengan sosok Everesta Media. Karena sebelumnya, saya sempat membaca beberapa tulisan-tulisan bernada sumbang tentang Everesta dari berbagai pihak! Mengatakan, bahwa tempat Everesta Media tidak meyakinkan sekali! Tetapi, saya coba untuk tidak mudah percaya langsung dengan tulisan mereka. Karena belum ada buktinya bagi saya! Ya. Coba-coba dululah siapa tahu lain apa yang banyak pihak propagandakan. Mungkin juga, sosok Everesta tidaklah seperti tulisan yang pernah saya baca. Di tengah keputus-asaan, karena Everesta juga saya pikir akan sama dengan yang lain sebelumnya. Awalnya iseng-iseng saja kalau saja mereka bisa. Saya coba -coba menelpon ke pihak Everesta Media. Ternyata, mereka meminta saya mengantarkan harddisk saya ke tempat mereka di daerah Lenteng Agung arah Depok. Akan tetapi kalau diambil oleh mereka, dikenakan biaya, yaitu untuk biaya pengecekan dan transportasi, yaitu sebesar tujuh puluh lima ribu rupiah dibayar di muka. Awalnya saya ragu-ragu dan ciriga. Akhirnya, dari pada repot – repot pikir saya, karena juga saya juga agak sibuk waktu itu. Saya meminta mereka segera datang mengambil harddisk tersebut untuk direcover ke kantor saya. Saya pun harus bersabar lagi menunggu jawaban dari pihak mereka.

    Keesokan harinya, saya ditelpon pihak mereka / Everesta Media, walau sempat tidak percaya. Mereka mengabarkan kepada saya, bahwa harddisk SATA saya dapat diselamatkan mereka, karena belum sempat dibongkar dalamnya. Katanya keberhasilan recovery data minimal 80% bukan 100%, juga waktunya agak lama minimal satu minggu, alasannya bahwa kerusakan harddisk saya tergolong sangat parah secara fisik (katanya ada sudah bunyi, head bacanya rusak, tidak terdetek BIOS lagi dan sudah banyak “bad sector area”). Mereka mengajukan biaya recovery data sebesar 5 juta rupiah. Jumlah yang sangat mengejutkan saya. Alangkah kagetnya saya! Saya tidak percaya!!! Mahal sekali! Mahal sekali mas!!!! Padahal tidak seperti di tempat – tempat lain yang pernah saya tanya, jauh lebih murah! Karena mahalnya saya bingung sekali, takut sekali telah ditipu oleh Everesta Media! sempat saya berpikir akan membatalkan saja. Karena terus penasaran di hati saya, saya coba lagi tawar harganya agar dapat lebih murah. “Jangan mahal-mahal pak…..!” Entahlah, mereka tetap keras kepala! Tetap saja, tidak mau agar biayanya lebih murah, alias tidak dapat ditawar lagi biayanya. Karena terpaksa juga & pasrah, mau tidak maulah! harus kemana lagi saya coba merecover data saya dengan harga jauh lebih murah, Sementara mereka belum tentu menjamin sanggup! Sebagaian besar mereka telah menyerah tak sanggup/ gagal. Akhirnya dengan terpaksa, saya menyetujui juga dengan biaya 5 juta rupiah secara tunai dibayar. Asalkan data-data saya benar – benar telah berhasil diselamatkan! Itu janji saya pada pihak Everesta Media.

    Bingung dan sangat mencurigakan juga cara kerja Everesta Media seperti apa. Terpaksa harus menunggu lebih seminggu tampa ada kejelasan atau kabar. Tak sabar, akhirnya setelah 8 hari, mereka (pihak Everesta Media) tiba-tiba menelpon lagi kepada saya, dan memberitahukan bahwa sudah selesai semua data saya diselamatkan, diminta saya segera membuka e-mail saya, karena laporan datanya sudah dikirim. Segera saya cek e-mail saya, ternyata benar data saya sudah ada semua. Diminta juga, saya segera menyiapkan biaya recovery data tunai 5 juta rupiah. Astaga mahal sekali!!! Sebelum saya mengetujui saya harus cek lagi lebih detail apakah benar – benar data saya sudah ada. Saya mencoba mengingat satu – persatu data – data penting saya, yang sebagian besar saya sudah tak ingat lagi satu persatu. Ternyata benar! Aneh, sangat tidak dapat dipercaya!!! mereka telah berhasil menyelamatkan data-data saya! Atau mungkin Everesta sedang kebetulan ‘hoky’ jadi dapat menyelamatkan data-data saya. Aneh! Mungkin saja….! Percaya tidak percaya! Tidak seperti banyak nada sumbang tentang Everesta lantaran tempatnya tidak meyakinkan yang masuk gang itu (mobil tidak bisa masuk)! Tak terkecuali photo-photo anak saya waktu lahir dulu.Sangat mahal bagi saya, biaya recovery datanya! tidak seperti di tempat-tempat lain yang pernah saya tanya. Walaupun, pertama-tama saya curiga takut ditipu oleh pihak Everesta karena sosok tempatnya tidak meyakinkan. Sebenarnya jujur dalam hati kecil saya, terpaksa harus puas juga dengan harga 5 juta rupiah. Saat ini, sangat tidak penting seperti apa tempat Everesta Media, siapa – siapa saja yang anggotanya, bagaimana cara kerja mereka, dan berapakah personil dari Everesta Media itu?! Justru yang terpenting bagi saya Everesta Media adalah lebih dan memiliki nilai tambah dari dari yang lain! Karena sudah terbukti telah berhasil menyelamatkan data-data penting saya, bahkan yang sudah lama dihapus sekalipun. Sementara di tempat lain sudah gagal / menyerah.Terserah anda mau dibilang kebetulan Everesta sedang beruntung /hoky.

    Ruli, Serpong (8-1). Percaya atau tidak cerita. Terserah anda, jangan tuntut saya telah menipu anda di hari akhir kelak! Mau dianggap fiktip belaka silahkan. Karena kebenaran cerita ini tidak akan pernah dibuktikan! Jangan tanya saya fiktip atau tidak! Hanya saja.Terima kasih kalau anda telah mau membacaya.

  3. Untuk permasalahan
    “Checking Table 3 dan berhenti lama banget.”
    Mungkin kabel data CD-Rom belum terlepas. Saya mencobanya dengan menggunakan hanya satu kabel data saja, yakni yang akan terhubung ke ‘Hardisk Athenna”.

    Selamat Mencoba.

  4. duh ane punya hdd maxtor 40gb tapi ke deteksi n40p
    klo ada pake software apa tuj benerinnya?please bgt darurat nich

  5. saya download recovery dari salvation. Pilih versi boot CD (bukan disket/floppy). Lha pas booting pakai cd tersebut minta login. Padahal di manualnya gak ada tuh, permintaan login. Kenapa lagi ya. Apa yg versi CD emang butuh login ya? Aneh banget ni sopwer.

  6. Persis..
    begitulah yang saya alami..cuma komentar diatas disampaikan berbagai macam cara agar dapat menggunakan kembali HDnya…
    Datanya Gimana coy…sedih kan kalau ilang..
    …masa ndak ada usaha diselamatkan..

  7. Salam, Trimakasih Pak Bos Akhdian…i mau nanya klo dengan software tidak berhasil….solusinya gimana pak bos? terus gn pa dengan PC3000 dapat berhasil…….ki memperoleh Card and Software serta tutorialnya bisa didapat dimana …………..buat yang lebih senior….mohon bantuannya……thank….saya tunggu di emailku wonocomputer@yahoo.com

  8. Maaf, ternyata yang bisa direpair dengan tool gratis dari salvationdata adalah yang pakai board athena ataIIplus, kebetulan saya juga ada yang pakai board poker. Mungkin salah posisi jumper safe mode, atau emang harus pakai yang bayar.

  9. Saya sudah sampai langkah 7 (7. Tekan Enter untuk mulai repair HD.) Pengen nanya berapa waktu yang dibutuhkan untuk merepairnya?? Di programnya sudah nyampai “Checking Table 3″ dan berhenti lama banget. Kalau lihat di manualnya, ada 4 table dan bakal ada popup kalo sudah selesai.

    Mohon pencerahannya …

  10. saya mo nanya nih cara untuk mengetahui klo bios kita ntuh merk nya award atau ami atau yg lain nya ntuh gimana!!!! salam junior

  11. Beberapa hari lalu komputer di kantor saya rusak. Hardisk Maxtor 20 G mendadak tak dikenali malah dianggap failure. Hardisk ini diekenali jadi Maxtor Athena. Beberapa software saya coba dimulai dari Disk Manager. Software ini ternyata tidak menyelesaikan masalah. Saya coba Software khusus untuk hardisk Maxtor, juga gagal. Saya coba low Format dengan Software.. juga gak bisa?

    Sudah putus asa rasanya, hampir saja hardisk masuk tempat sampah? Tapi saya coba gunakan jurus pamungkas yang jadi simpenan ilmu yang saya kuasai? Saya coba gunakan Mathorboard jaman baheula. Saya hanya menggunakan BIOSnya.. Saya lupa versi BIOSnya yang Jelas BIOS AWARD tahun keluarannya 1991-1994. Kebetulan di BIOS tersebut ada fasilitas Low Format-nya.

    Hardiskpun saya pasang.. dan jreng ternyata dengan BIOS tersebut Hardisk dapat dikenali. Meski hanya dikenali sekitar 8G karena versi BIOSnya lawas tapi mending juga daripada gak dikenali sama sekali. Trus saya gunakan Low Formatnya dan setelah beberapa saat sekitar 1 jam, hardisk dapat dikenali dan dapat saya gunakan lagi meski kapasitasnya ilang 12 G. Nyesel juga sih gak bisa balik semua, tapi daripada hardisk jadi pengisi tong sampah rasanya perlu syukur masih ada matherboard langka sang penolong?

    Yang jadi pertanyaan saya adalah mengapa BIOS keluaran Baru yag notabene sudah mengenali Hardisk Kapasitas besar gak dilengkapi fasilitas Low Format dan bisa nggak ya setelah di low format Hardisk yang 8G tersebut kembali jadi 20G?????? Wallohu ?Alam

    akhdian

    This entry was posted on Sunday, May 15th, 2005 at 11:55 am and is filed under Hardware. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

    5 Responses to ?Maxtor Athena ????!!!!!?
    Mohammad Hamdi Says:

    July 10th, 2005 at 11:13 am
    Assalamu?alaikum. ane juga ngalamin hal yg sama. hardisk Maxtor 20 GB ust. datanya pada ngga bisa dibaca. padahal banyak data2 penting . katanya sih yg rusak firmwarenya. sofware untk memperbaikinya bisa didownload di http://www.salvationdata.com/. cuma hanya demo doank. kalo mo yg full musti bayar . salam kenal. Wassalam

    ding Says:

    December 21st, 2005 at 11:18 am
    Saya udah coba download N ngetest pake Software demo versionnya salvation data dan hasilnya memuaskan dibawah ini langkah2 yang saya terapkan.
    1. Buat setup disket pake soft tersebut (Disket diformat N jangan dikasih OS)
    2. Posisi Jumper HD di Safe Mode
    3. Boot PC Pakai Disket tsb dengan kondisi Harddisk tidak nempel (Kabel data dan Power HD tidak nempel)
    4. Setelah PC sampai pada tampilan pertama salvation data HDD repairer pilih opsi Repair Wizard
    5. Tekan Enter sampai dengan tampilan ke-4
    6. Pada saat tampilan ke-4 tempelkan HD pada PC(Kabel data & Power) pada posisi secondary master.
    7. Tekan Enter untuk mulai repair HD.
    8. Setelah selesai Repair Wizard masuk ke opsi Repair Now
    9. Tekan Enter untuk memulai repair HD
    10. Setelah selesai matikan PC lalu ubah Junper HD ke posisi Master Cable Select
    11. FDISK dan Formatlah HD anda
    Begitu langkah2 yg saya lakukan semoga membantu

    soe Says:

    January 16th, 2006 at 12:17 pm
    HDD saya MAXTOR (athena) 20 G
    Aku paham karena gagal berkali-kali.
    masalahnya emang aku tidak tahu
    kalo harus pakai lepas kabel.
    MASALAHNYA :
    Saat pilih opsi Repair Wizard pada step ke-4 anda;
    HDD saya sudah terhenti pada proses repair ke-3.
    apa emang HDD saya rusak :
    hingga aku tidak bisa melanjutkan ke step 5 dan 6 anda?

    trims berat
    jawabannya

    aku tunggu boz.

    bunga_jatuh Says:

    March 13th, 2006 at 4:09 pm
    masalah saya sm dengan SOE, gimana dong kelanjutannya?

    adnorty Says:

    March 16th, 2006 at 3:05 pm
    Itu masalah microcode di hardisk.
    Pake salvation hdd reapirer maxtor 541dx special bisa saja,
    tapi program itu tidak bisa digeneralisisr buat bisa benerin semua tipe athena. harus dilihat dulu model pcb, ide, rom dll-nya. jadi harus hati2.

    Kalo mau lebih lanjut hubungi saya di adnorty@gmail.com

    Thanks

  12. Itu masalah microcode di hardisk.
    Pake salvation hdd reapirer maxtor 541dx special bisa saja,
    tapi program itu tidak bisa digeneralisisr buat bisa benerin semua tipe athena. harus dilihat dulu model pcb, ide, rom dll-nya. jadi harus hati2.

    Kalo mau lebih lanjut hubungi saya di adnorty@gmail.com

    Thanks

  13. HDD saya MAXTOR (athena) 20 G
    Aku paham karena gagal berkali-kali.
    masalahnya emang aku tidak tahu
    kalo harus pakai lepas kabel.
    MASALAHNYA :
    Saat pilih opsi Repair Wizard pada step ke-4 anda;
    HDD saya sudah terhenti pada proses repair ke-3.
    apa emang HDD saya rusak :
    hingga aku tidak bisa melanjutkan ke step 5 dan 6 anda?

    trims berat
    jawabannya

    aku tunggu boz.

  14. Saya udah coba download N ngetest pake Software demo versionnya salvation data dan hasilnya memuaskan dibawah ini langkah2 yang saya terapkan.
    1. Buat setup disket pake soft tersebut (Disket diformat N jangan dikasih OS)
    2. Posisi Jumper HD di Safe Mode
    3. Boot PC Pakai Disket tsb dengan kondisi Harddisk tidak nempel (Kabel data dan Power HD tidak nempel)
    4. Setelah PC sampai pada tampilan pertama salvation data HDD repairer pilih opsi Repair Wizard
    5. Tekan Enter sampai dengan tampilan ke-4
    6. Pada saat tampilan ke-4 tempelkan HD pada PC(Kabel data & Power) pada posisi secondary master.
    7. Tekan Enter untuk mulai repair HD.
    8. Setelah selesai Repair Wizard masuk ke opsi Repair Now
    9. Tekan Enter untuk memulai repair HD
    10. Setelah selesai matikan PC lalu ubah Junper HD ke posisi Master Cable Select
    11. FDISK dan Formatlah HD anda
    Begitu langkah2 yg saya lakukan semoga membantu

  15. Assalamu’alaikum. ane juga ngalamin hal yg sama. hardisk Maxtor 20 GB ust. datanya pada ngga bisa dibaca. padahal banyak data2 penting :(. katanya sih yg rusak firmwarenya. sofware untk memperbaikinya bisa didownload di http://www.salvationdata.com/. cuma hanya demo doank. kalo mo yg full musti bayar :). salam kenal. Wassalam

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s