<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Heboh film FITNA, Silakan tonton, dan beri penilaian..</title>
	<atom:link href="http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/</link>
	<description>Berbagi Ilmu Pengetahuan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Feb 2012 19:01:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: mia nurmawawanti</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-22243</link>
		<dc:creator><![CDATA[mia nurmawawanti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 10:17:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-22243</guid>
		<description><![CDATA[iya emang betul...yang penting kitaa sabar aj...krn dngn kesabaran lah...pst kt tak akan d pojokan lagi]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya emang betul&#8230;yang penting kitaa sabar aj&#8230;krn dngn kesabaran lah&#8230;pst kt tak akan d pojokan lagi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yabes</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-14029</link>
		<dc:creator><![CDATA[Yabes]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 11:22:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-14029</guid>
		<description><![CDATA[udahlah jangan menghindar lagi dari kentayaan
bertobatlah sebab kerajaan Allah sudah dekat.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>udahlah jangan menghindar lagi dari kentayaan<br />
bertobatlah sebab kerajaan Allah sudah dekat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Make Dream Home</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-13036</link>
		<dc:creator><![CDATA[Make Dream Home]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 11:59:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-13036</guid>
		<description><![CDATA[Cool article! Thanks for posting!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cool article! Thanks for posting!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Film &#8220;Fitna&#8221; Buatan Indonesia &#171; Satori</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-10473</link>
		<dc:creator><![CDATA[Film &#8220;Fitna&#8221; Buatan Indonesia &#171; Satori]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 04:58:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-10473</guid>
		<description><![CDATA[[...] Dan saya gak ada maksud mengungkit-ungkit kisah yang sebenarnya udah agak tenggelam. Beberapa teman dan rekan blogger lainnya juga sudah banyak yang membahas mengenai kedangkalan film Geert Wilders [...]]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dan saya gak ada maksud mengungkit-ungkit kisah yang sebenarnya udah agak tenggelam. Beberapa teman dan rekan blogger lainnya juga sudah banyak yang membahas mengenai kedangkalan film Geert Wilders [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Khairun Abubaker</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-10022</link>
		<dc:creator><![CDATA[Khairun Abubaker]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 12:22:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-10022</guid>
		<description><![CDATA[Polisi = Milis Islam

Organisasi-organisasi muslim yang bringas didukung oleh oknum-oknum kepolisian &amp; aparat keamanan pemerintah.

Sudah sering terjadi pengerusakan rumah-rumah ibadah umat lain, sweeping, fatwa-fatwa dan kekerasan lainnya yang dilakukan oleh organisasi muslim terhadap umat agama lain. Sedangkan sebagian dari para preman ini adalah anggota polisi dan aparat keamanan lainnya yang berpakaian sipil. Pemerintah juga bersikap seolah-oleh memberi semangat kepada preman-preman ini sehingga mereka merasa berada di atas hukum apapun yang berlaku di negara Indonesia.

Juga anggota polisi pada umumnya hanya menonton para preman yang melakukan pengerusakan &amp; sweeping. Anggota polisi malah melindungi oknum-oknum yang berkelakuan bringas itu.

Sedangkan polisi dan aparat keamanan pemerintah seharusnya melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, kepercayaan, suku, dsb. 

Kita yakin bahwa ada umat muslim yang tidak mentolerir dan tidak setuju dengan kelakuan polisi dan aparat keamanan yang secara terang-terangan memihak kepada golongan mayoritas. 

Tetapi, pemerintah tidak menyadari bahwa walaupun polisi dan aparat keamanan mempunyai senjada api, tapi rakyat jelata (masyarakat muslim yang kurang simpati terhadap polisi) mumpunyai senjata yang jauh lebih ampuh dari pada senjadi api. Sejata yang ampuh ini adalah agama. 

Masyarakat muslim yang tidak simpati terhadap tindakan polisi yang memihak ini bisa mengeluarkan reaksi yaitu mereka bisa meninggalkan agama Islam. Mereka bisa mengalih ke agama lain. Kalau hal ini terjadi/sedang terjadi, maka senjata api polisi itu tidak ada artinya.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Polisi = Milis Islam</p>
<p>Organisasi-organisasi muslim yang bringas didukung oleh oknum-oknum kepolisian &amp; aparat keamanan pemerintah.</p>
<p>Sudah sering terjadi pengerusakan rumah-rumah ibadah umat lain, sweeping, fatwa-fatwa dan kekerasan lainnya yang dilakukan oleh organisasi muslim terhadap umat agama lain. Sedangkan sebagian dari para preman ini adalah anggota polisi dan aparat keamanan lainnya yang berpakaian sipil. Pemerintah juga bersikap seolah-oleh memberi semangat kepada preman-preman ini sehingga mereka merasa berada di atas hukum apapun yang berlaku di negara Indonesia.</p>
<p>Juga anggota polisi pada umumnya hanya menonton para preman yang melakukan pengerusakan &amp; sweeping. Anggota polisi malah melindungi oknum-oknum yang berkelakuan bringas itu.</p>
<p>Sedangkan polisi dan aparat keamanan pemerintah seharusnya melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, kepercayaan, suku, dsb. </p>
<p>Kita yakin bahwa ada umat muslim yang tidak mentolerir dan tidak setuju dengan kelakuan polisi dan aparat keamanan yang secara terang-terangan memihak kepada golongan mayoritas. </p>
<p>Tetapi, pemerintah tidak menyadari bahwa walaupun polisi dan aparat keamanan mempunyai senjada api, tapi rakyat jelata (masyarakat muslim yang kurang simpati terhadap polisi) mumpunyai senjata yang jauh lebih ampuh dari pada senjadi api. Sejata yang ampuh ini adalah agama. </p>
<p>Masyarakat muslim yang tidak simpati terhadap tindakan polisi yang memihak ini bisa mengeluarkan reaksi yaitu mereka bisa meninggalkan agama Islam. Mereka bisa mengalih ke agama lain. Kalau hal ini terjadi/sedang terjadi, maka senjata api polisi itu tidak ada artinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rinda</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-9970</link>
		<dc:creator><![CDATA[Rinda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 05:59:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-9970</guid>
		<description><![CDATA[Film nya bagus, sadis, vulgar. Membukakan mata semua umat Islam, bahwa ada sebagian umat Islam yang begitu kejam, tak manusiawi, menakutkan dan mengancam kedamaian umat lain (khotbah yang mengajak membunuh, menguasai, dll. Eksekusi penggal, anarki yang dilakukan sebagian orang-orang Islam itu). Gambaran visual dalam film nya benar adanya, tapi sayang arti ayat-ayat Al-Quran nya salah, diterjemahkan secara harfiah, leterik. (Mungkin juga para manusia yang keji itu asalah artikan isi Quran yang penuh cinta, sabar dan damai).Jadi manusia-manusianya yang salah, bukan Al-Quran nya.

Film itu dibuat Wilder untuk membantu membukakan mata kita semua, sebuah penyampaian suara hati dari pihak yang dirugikan (ex oleh .Islamisasi, perang, dll ), tersakiti oleh sikap anarki yang salah dan tidak ada dalam Al-Quran. Kalau tidak begini mana kita tahu  bahwa ada ya khotbah semacam itu, ada ya orang Islam yang memenggal kepala dengan keji seperti itu, ada ya Islam yang kejam pada wanita. Siapa mereka yang sok berkuasa dan benar itu, hanya Tuhan, Allah yang berhak atas nyawa manusia, dan alam seisinya ini. Film itu jelas mengena kan..?

Aku menyayangkan Al-Quran nya disangkutpautin. Aku yakin Wilder dan lainnya tidak faham arti dan isi indah Al-Quran. Alangkah baiknya jika ada ahli terjemah dan tafsir Al-Quran yang tidak memihak dan tokoh agama lain mengadakan sebuah pertemuan semacam diskusi untuk meluruskan film itu secara baik-baik dan dewasa. Karena aku percaya Al-Quran dan Islam yang aku anut tidak kejam seperti itu. Setahuku tidak ada itu Islamisasi dalam Al-Quran, agama dan keimanan itu adalah hidayah, hanya Tuhan yang berhak memberikan kepada siapa hidayah itu, jadi manusia tidak berhak memaksakan agama dan kepercayaannya pada manusia lain. Bahkan Nabi Muhammad hanya diperintahkan oleh Tuhan untuk memberikan pelajaran, tidak untuk menguasai! QS. Al-Ghasyiyah (88): 21-22. Agama apapun diturunkan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Kalau tingkah laku kita tidak baik, kejam dan menyakiti orang lain, apapun agama kita pasti akan dibenci orang lain juga agama yang lain, jadi jadikan tingkah laku kita cermin agama kita. 

Film Fitna buat orang Islam Indonesia cuma mengingatkan supaya kita Islam di Indonesia jangan jadi radikal seperti itu…ya toh..!

Buat info aja, ada baiknya pada baca Novel Ayat-ayat Cinta bukan film nya, disitu dengan jelas kita bisa lihat betapa lembutnya Islam sebenarnya. Tidak ada itu Islamisasi. Hmm..Wilder juga mesti kita kirimin Novel nya Bang Habiburrahman Saerozi nih…]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Film nya bagus, sadis, vulgar. Membukakan mata semua umat Islam, bahwa ada sebagian umat Islam yang begitu kejam, tak manusiawi, menakutkan dan mengancam kedamaian umat lain (khotbah yang mengajak membunuh, menguasai, dll. Eksekusi penggal, anarki yang dilakukan sebagian orang-orang Islam itu). Gambaran visual dalam film nya benar adanya, tapi sayang arti ayat-ayat Al-Quran nya salah, diterjemahkan secara harfiah, leterik. (Mungkin juga para manusia yang keji itu asalah artikan isi Quran yang penuh cinta, sabar dan damai).Jadi manusia-manusianya yang salah, bukan Al-Quran nya.</p>
<p>Film itu dibuat Wilder untuk membantu membukakan mata kita semua, sebuah penyampaian suara hati dari pihak yang dirugikan (ex oleh .Islamisasi, perang, dll ), tersakiti oleh sikap anarki yang salah dan tidak ada dalam Al-Quran. Kalau tidak begini mana kita tahu  bahwa ada ya khotbah semacam itu, ada ya orang Islam yang memenggal kepala dengan keji seperti itu, ada ya Islam yang kejam pada wanita. Siapa mereka yang sok berkuasa dan benar itu, hanya Tuhan, Allah yang berhak atas nyawa manusia, dan alam seisinya ini. Film itu jelas mengena kan..?</p>
<p>Aku menyayangkan Al-Quran nya disangkutpautin. Aku yakin Wilder dan lainnya tidak faham arti dan isi indah Al-Quran. Alangkah baiknya jika ada ahli terjemah dan tafsir Al-Quran yang tidak memihak dan tokoh agama lain mengadakan sebuah pertemuan semacam diskusi untuk meluruskan film itu secara baik-baik dan dewasa. Karena aku percaya Al-Quran dan Islam yang aku anut tidak kejam seperti itu. Setahuku tidak ada itu Islamisasi dalam Al-Quran, agama dan keimanan itu adalah hidayah, hanya Tuhan yang berhak memberikan kepada siapa hidayah itu, jadi manusia tidak berhak memaksakan agama dan kepercayaannya pada manusia lain. Bahkan Nabi Muhammad hanya diperintahkan oleh Tuhan untuk memberikan pelajaran, tidak untuk menguasai! QS. Al-Ghasyiyah (88): 21-22. Agama apapun diturunkan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Kalau tingkah laku kita tidak baik, kejam dan menyakiti orang lain, apapun agama kita pasti akan dibenci orang lain juga agama yang lain, jadi jadikan tingkah laku kita cermin agama kita. </p>
<p>Film Fitna buat orang Islam Indonesia cuma mengingatkan supaya kita Islam di Indonesia jangan jadi radikal seperti itu…ya toh..!</p>
<p>Buat info aja, ada baiknya pada baca Novel Ayat-ayat Cinta bukan film nya, disitu dengan jelas kita bisa lihat betapa lembutnya Islam sebenarnya. Tidak ada itu Islamisasi. Hmm..Wilder juga mesti kita kirimin Novel nya Bang Habiburrahman Saerozi nih…</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rinda</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-9939</link>
		<dc:creator><![CDATA[Rinda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 08:40:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-9939</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada yang berhak melaknat manusia kecuali Tuhan. Manusia jelas-jelas telah dimuliakan oleh Tuhan tanpa membedakan siapa pun dia. Semua manusia telah dimuliakan Tuhan sebagaimana tertera dalam Al-Quran, Wa laqad karramna banil Adam! Dan telah Kami muliakan anak keturunan Adam!
Nah, jika Tuhan telah memuliakan manusia, kenapa masih ada manusia yang mencaci dan melaknat sesama manusia?Apakah ia merasa lebih tinggi martabatnya daripada Tuhan?
Itu sebabnya seseorang tak boleh mengkafirkan yang lain. Dalam Al-Quran pun Tuhan hanya memberikan sifat-sifat orang kafir. Tuhan saja tidak menuduh seseorang telah kafir. Begitu juga dengan orang zalim, bisa terjadi diberbagai agama, yang jelas, zalim adalah orang yang merugikan orang lain, langsung atau tidak langsung. Kalau kita menyimak Al-Quran, orang zalim adalah pertama, orang yang maunya menang sendiri, tidak mau terima argumen orang lain.kedua, orang yang hanya mau mengakui kebenaran golongan atau kelompoknya sendiri. Ketiga adalah orang yang mengada-ada dan menyesatkan orang lain (merekayasa sehingga timbul konflik atau adu domba). Keempat adalah orang yang menolak seruan damai. 

Sering kita meneriak-neriakkan nama Tuhan, kita katakan membela Tuhan, tetapi sebenarnya hanya karena desakan Ego kita. Lha Tuhan itukan MahaBesar dan MahaPerkasa dan tak terkalahkan, masa&#039; perlu dibela?Yang perlu dibela, dilindungi itu kan yang lemah. 
Tuhan adalah Zat Wajibul Maulana yang senantiasa membimbing manusia menuju kehidupan yang baik, sejahtera. Tuhan ar-Rahman dan ar-Rahim, Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Agama datang mempunyai misi untuk keselamatan dunia juga manusianya. Jadi wujudkan akhlak Tuhan! Berbudi pekertilah kamu seperti budi pekerti Tuhan, kata sebuah hadis.

Nggak ada salahnya kita orang Islam nonton film itu, tapi nggak perlu &quot;panasan&quot; dalam menanggapinya, karena makin keliatan kebenarannya. Kita boleh menyangkal bahwa didalam Al-Quran tidak ada ayat yang artinya Islam harus menguasai dunia dengan melakukan teror dan membunuh pengikut agama lain, bahwa kothbah-kotbah seperti dalam film itu, yang mengajak Islam untuk membunuh agama lain adalah tidak benar. Tapi kita perlu menunjukkan sikap kita yang Islam sebagai rahmat Islam yang bersifat kasih bagi semesta alam.

Yuk kita umat Islam Indonesia bersatu membuktikan bahwa kita adalah umat yang penuh cinta kasih]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tak ada yang berhak melaknat manusia kecuali Tuhan. Manusia jelas-jelas telah dimuliakan oleh Tuhan tanpa membedakan siapa pun dia. Semua manusia telah dimuliakan Tuhan sebagaimana tertera dalam Al-Quran, Wa laqad karramna banil Adam! Dan telah Kami muliakan anak keturunan Adam!<br />
Nah, jika Tuhan telah memuliakan manusia, kenapa masih ada manusia yang mencaci dan melaknat sesama manusia?Apakah ia merasa lebih tinggi martabatnya daripada Tuhan?<br />
Itu sebabnya seseorang tak boleh mengkafirkan yang lain. Dalam Al-Quran pun Tuhan hanya memberikan sifat-sifat orang kafir. Tuhan saja tidak menuduh seseorang telah kafir. Begitu juga dengan orang zalim, bisa terjadi diberbagai agama, yang jelas, zalim adalah orang yang merugikan orang lain, langsung atau tidak langsung. Kalau kita menyimak Al-Quran, orang zalim adalah pertama, orang yang maunya menang sendiri, tidak mau terima argumen orang lain.kedua, orang yang hanya mau mengakui kebenaran golongan atau kelompoknya sendiri. Ketiga adalah orang yang mengada-ada dan menyesatkan orang lain (merekayasa sehingga timbul konflik atau adu domba). Keempat adalah orang yang menolak seruan damai. </p>
<p>Sering kita meneriak-neriakkan nama Tuhan, kita katakan membela Tuhan, tetapi sebenarnya hanya karena desakan Ego kita. Lha Tuhan itukan MahaBesar dan MahaPerkasa dan tak terkalahkan, masa&#8217; perlu dibela?Yang perlu dibela, dilindungi itu kan yang lemah.<br />
Tuhan adalah Zat Wajibul Maulana yang senantiasa membimbing manusia menuju kehidupan yang baik, sejahtera. Tuhan ar-Rahman dan ar-Rahim, Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Agama datang mempunyai misi untuk keselamatan dunia juga manusianya. Jadi wujudkan akhlak Tuhan! Berbudi pekertilah kamu seperti budi pekerti Tuhan, kata sebuah hadis.</p>
<p>Nggak ada salahnya kita orang Islam nonton film itu, tapi nggak perlu &#8220;panasan&#8221; dalam menanggapinya, karena makin keliatan kebenarannya. Kita boleh menyangkal bahwa didalam Al-Quran tidak ada ayat yang artinya Islam harus menguasai dunia dengan melakukan teror dan membunuh pengikut agama lain, bahwa kothbah-kotbah seperti dalam film itu, yang mengajak Islam untuk membunuh agama lain adalah tidak benar. Tapi kita perlu menunjukkan sikap kita yang Islam sebagai rahmat Islam yang bersifat kasih bagi semesta alam.</p>
<p>Yuk kita umat Islam Indonesia bersatu membuktikan bahwa kita adalah umat yang penuh cinta kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yozi</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-9935</link>
		<dc:creator><![CDATA[yozi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 08:02:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-9935</guid>
		<description><![CDATA[ini bukan amarah,umat islam kita harus belajar dari segala segi,kita tau islam lemah didunia ini bukan berarti kita harus menyepelekan hal hal kecil yang menimpa.sabar sih boleh aja tapi jangan dibiarin begitu aja orang yang mengacak2 agama kita.sabar bukan berati logika kita hilang.islam punya respon yang sangat diterima logika dan hati kecil.buktikan aja.jadi mengalah jangan diposisi yang sangat bodoh.islam tidak pernah merugikan orang jadi kita juga tidak mau dirugikan.tunjukan mereka kebenaran]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini bukan amarah,umat islam kita harus belajar dari segala segi,kita tau islam lemah didunia ini bukan berarti kita harus menyepelekan hal hal kecil yang menimpa.sabar sih boleh aja tapi jangan dibiarin begitu aja orang yang mengacak2 agama kita.sabar bukan berati logika kita hilang.islam punya respon yang sangat diterima logika dan hati kecil.buktikan aja.jadi mengalah jangan diposisi yang sangat bodoh.islam tidak pernah merugikan orang jadi kita juga tidak mau dirugikan.tunjukan mereka kebenaran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ran_gokil</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-9884</link>
		<dc:creator><![CDATA[ran_gokil]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 14:25:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-9884</guid>
		<description><![CDATA[GW LOM NONTON !! KLO ADA PLEASE KRIM KE E-MAIL GW YAH 
ran_reze@yahoo.com]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>GW LOM NONTON !! KLO ADA PLEASE KRIM KE E-MAIL GW YAH<br />
<a href="mailto:ran_reze@yahoo.com">ran_reze@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rizky gunawan</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-9864</link>
		<dc:creator><![CDATA[rizky gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 11:13:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-9864</guid>
		<description><![CDATA[nichhhhhhhhh sich pelecehan bgt,,, perlu dikutuk nichhhhhhhh orang yg nyiptain film ni]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nichhhhhhhhh sich pelecehan bgt,,, perlu dikutuk nichhhhhhhh orang yg nyiptain film ni</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: budi pertanian unisri</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-9855</link>
		<dc:creator><![CDATA[budi pertanian unisri]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 05:22:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-9855</guid>
		<description><![CDATA[iya q setuju pa yang di bilang mas budi diatas.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya q setuju pa yang di bilang mas budi diatas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: budi</title>
		<link>http://akhdian.net/2008/03/31/heboh-film-fitna-silakan-tonton-dan-beri-penilaian/#comment-9854</link>
		<dc:creator><![CDATA[budi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 05:20:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhdian.wordpress.com/?p=514#comment-9854</guid>
		<description><![CDATA[yang seperti itu sebenernya gk perlu di perdebatkan,,,biarin ja mereka berbuat sesuka hati nya toh tar ada imbalan dari allah swt..alny ni kan menyangkut agama.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang seperti itu sebenernya gk perlu di perdebatkan,,,biarin ja mereka berbuat sesuka hati nya toh tar ada imbalan dari allah swt..alny ni kan menyangkut agama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

