Download E-book Materi Tarbiyah – Panduan Kurikulum Da’i dan Murabbi

Image

Materi Tarbiyah

Setelah susah payah upload, alhamdulillah kesamapaian juga untuk memposting e-book Materi tarbiyah. Materi yang disusun oleh Tim dari iLiy Press ; Junaidi Irsyadurahiim, Yaumi Kusuma Dewi, Purwanto Abd Al-Ghaffar ini memiliki format .chm. Materi tarbiyah dilengkapi pula dengan Alquran 30 juz, juga klasifikasi tema di dalam Alquran plus kumpulan hadits yang diklasifikasikan berdasarkan banyak tema, sehingga pengguna dapat mencari jawaban dengan cepat atas berbagai persoalan yang muncul.

Baca lebih lanjut

About these ads

Download E-book La Tahzan

Image

Saat ini anda bersedih karena memikirkan hidup anda yang anda anggap tidak beruntung? Anda susah tidur karena banyak masalah yang di hadapi? Jika anda merasakan semua hal itu ada baiknya anda membaca buku ini. Buku karangan Dr. Aid Al-Qarni ini sangat enak dibaca dan memberikan setetes kesejukan bagi anda. Apapun keyakinan anda, Insya ALLAH anda akan terhibur dan tidak sedih dengan membaca buku ini.

E- book yang tersedia hanya sebagian dari keseluruhan buku, tapi bisa menjadi gambaran betapa isi buku ini begitu hebat. Untuk lebih memaknai isi buku saya sarankan beli buku versi cetak biar bisa di baca dimana-mana( tidak harus di depan komputer), tapi boleh juga download e-booknya di sini.

Baca lebih lanjut

E-book Kisah di balik Pembuatan Film Ayat-ayat Cinta

Image

Bagi anda Penggemar novel Ayat-ayat Cinta dan sedang menunggu penayangan Film Ayat-ayat Cinta tentu harus merasakan kekecewaan. Penayangan Film Ayat-ayat Cinta di tunda.

Saya pribadi kecewa. Lalu saya mencari tahu sendiri jawabannya di blog mas Hanung. Dan akhirnya saya menemukan dari sekedar jawaban yang saya harapkan. Kemudian saya menyusunnya dalam sebuah e-book.

Berikut cuplikan kata pengantar dari e-book yang saya buat.

Jujur saya adalah penggemar Novel-nover karangan kang Abik, panggilan untuk Habiburahman El Shirazy. Salah satunya adalah Ayat-Ayat Cinta (AAC). Meski buku itu saya baca jauh dari awal peluncuran, tapi saya merasa tidak ketinggalan dalam menemukan sari-sari keindahan dari Novel Ayat-ayat cinta tersebut.

Saya sampai meneteskan air mata ketika membaca Novel AAC. Sesuatu yang jarang saya lakukan dan jarang saya rasakan ketika membaca sebuah buku. Saya menemukan nilai lebih yang bisa saya ambil. Suatu suasana yang ‘mungkin’ pernah saya rasakan ketika menjadi aktivis Kerohanian FT UNY dan juga takmir M-Al-Ikhlash/Al-Jihad Yogyakarta beberapa tahun lalu. Ada kerinduan yang mengharu biru dalam dada saya . Kangen.

Setelah membaca AAC saya juga hunting novel karangan kang Abik yang lain. Meski hanya pinjam saat ini saya sudah membaca Novel Pudarnya Pesona Cleopatra, Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2 dan Dalam Mihrab Cinta.
Setelah saya searching di Internet saya menemukan kalau AAC akan dibuat film layar lebarnya. Subhanallah. Saya merasa bersyukur karena seolah ada setetes embun sejuk ditengah perfilman Nasional yang hanya sering membuat Film bertema horor dan percintaan remaja.

Cerita tentang Film ini sudah tersebar di internet. Banyak blog yang memuat tentang akan tayangnya Film ini. Bahkan Trailer Film ini juga sudah beredar di situs Youtube. Baca lebih lanjut

Pudarnya Pesona Cleopatra (e-book)

HSHI01Tak terasa air mataku mengalir, dadaku sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. Dalam isak tangisku semua kebaikan Raihana selama ini terbayang. Wajahnya yang teduh dan baby face, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tangisnya mengalirkan perasaan haru dan cinta. Ya cinta itu datang dalam keharuanku. Dalam keharuan terasa ada hawa sejuk turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu, pesona kecantikan Cleopatra memudar……

Segera kukejar waktu untuk membagi cintaku pada Raihana. Membagi rinduku yang tiba-tiba memenuhi rongga dada. Air mataku berderai-derai. Kukebut kendaraanku. Kupacu kencang diiringi derai air mata yang tiada henti menetes di jalanan. Aku tak peduli. Aku ingin segera sampai dan melupakan semua rasa cinta ini padanya. Padanya yang berhati mulia. Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan mengambil nafas panjang dan mengusap air mata. Melihat kedatanganku ibu mertua serta merta memelukku dan menangis tersedu-sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis.
” Mana Raihana, Bu ?”

Ibu mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang terjadi.
” Istrimu, Raihana istrimu dan anakmu yang dikandungnya ! “
” Ada apa dengan dia ! “
” Dia…….

Baca lebih lanjut