image

Sebuah fatwa dari Mufti wilayah persekutuan Malaysia telah menimbulkan kehebohan di beberapa milis Islam Indonesia. Karena apa? Karena fatwa yang Mufti Malaysia sampaikan tersebut akan sangat berimplikasi dengan sebuah lembaga training sumber daya manusia yang ada di Indonesia yang bernama ESQ.

ESQ yang berpusat di menara 165 jalan TB Simatupang Jakarta selatan dan digawangi oleh Ary Ginanjar Agustian, telah berhasil mentraining puluhan ribu orang dengan konsep keseimbangan antara Emosi, Spiritual dan intelektual.

Dari penjelasan tentang ESQ sendiri dijabarkan bahwa ESQ adalah pelatihan sumber daya manusia yang bertujuan untuk membentuk nilai moral dan karakter manusia, melalui penggabungan 3 potensi yang ada di manusia yaitu kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual.

Selama ketiga potensi manusia tersebut terpisah dan tidak didayagunakan dengan baik dan maksimal maka menurut kajian ESQ manusia akan terjadi krisis moral dan split personality. Dan lebih buruk lagi manusia yang tidak dapat mendayagunakan ketiga potensi itu maka manusia tersebut akan kehilangan makna hidup serta jati dirinya. Begitu kutipan yang menjelaskan apa itu ESQ secara singkat.

Namun bagi mufti Malaysia ajaran yang dipopulerkan oleh Ary Ginanjar ini adalah ajaran sesat dan harus dihindari. Melalui kajian, akhirnya mereka memutuskan bahwa ajaran ESQ yang mengusung ide 7 Budi Utama dan bercita-cita akan menuju Indonesia Emas pada tahun 2020 ini, difatwakan sesat berdasarkan sebuah fatwa tertanggal 10 Juni 2010.

Dalam fatwanya Mufti wilayah persekutuan Malaysia menjelaskan alasan kesesatan ESQ Ary Ginanjar, berikut ringkasan fatwanya:

  • ESQ mendukung paham liberalisme yang menafsirkan nash-nash agama (al-quran dan sunnah) secara bebas.
  • ESQ menuduh para Nabi mencapai kebenaran melalui pengalaman dan pencarian dan ini bertentangan dengan aqidah Islam tentang Nabi dan Rasul.
  • ESQ mencampuradukkan ajaran spritual bukan Islam dengan ajaran spiritual Islam.
  • ESQ menekankan konsep ‘suara hati’ sebagai rujukan utama dalam menentukan baik atau buruknya sebuah perbuatan.
  • ESQ menjadikan logika sebagai sumber rujukan utama.
  • ESQ mengingkari mukjizat karena dianggap tidak dapat diterima akal.
  • ESQ menyamakan bacaan Al-fatiha sebanyak 17 kali dalam shalat dengan ajaran Bushido Jepang yang berlatar belakang ajaran Buddha.
  • ESQ menafsirkan kalimat syahadat dengan "triple one".

Demikian ringkasan singkat fatwa Mufti wilayah persekutuan Malaysia yang ditandatangani oleh Datuk Hj. Wan Zahidi bin Wan Teh yang merupakan mufti resmi wilayah persekutuan Malaysia.

Sebenarnya beberapa waktu lalu telah ada yang menuduh ESQ sesat di Indonesia. Pada sebuah sesi tanya jawab dalam sebuah acara dari salah satu radio di Bekasi, seorang ustadz yang mengisi acara tersebut ditanya oleh pendengar yang meminta tanggapan ustadz tersebut tentang training ESQ. Dengan sangat mengejutkan sang ustadz tersebut membeberkan kesesatan ESQ menurut yang ia pahami dan poin-poin yang ia anggap sesat itu agak mirip dengan apa yang difatwakan oleh mufti Malaysia ini.

Untuk mendonload fatwa lengkapnya bisa diklik disini

Sampai berita ini diturunkan dari situs-situs ESQ belum ada tanggapan terkait fatwa Mufti Malaysia ini yang menyesatkan ajaran ESQ. [via eramuslim]

Pendapat pribadi:

Saya selaku salah satu alumni ESQ PP09 Bogor sedikit berpendapat tentang ESQ. Menurut saya program ESQ, program yang bagus untuk mengingatkan kita sebagai seorang hamba Allah. Terlepas dari fatwa di atas, saya merasakan hal yang positif setelah mengikuti training ESQ. Training ESQ saya rasakan seperti charge. Setelah mengikuti training ESQ saya semakin menyadari siapa kita dan kedudukan kita sebagai hamba ALLAH SWT. Saya merasa ibadah menjadi lebih khusyu. Tauhid saya semakin mantap. LA ILAHA ILALLAH. ALLAHU AKBAR. Wallahu ‘alam.

Bagaimana pendapat anda??

110 tanggapan untuk “ESQ Sesat: Fatwa Mufti Malaysia”

  1. ISLAMKU CINTA Avatar
    ISLAMKU CINTA

    fatwa = firman ?? istighfar
    keras hati…
    cela mencela…
    taunya cm halal & haram
    maunya cm surga…
    takutny cm ma neraka…
    tak pny malu ma Tuhan…
    ibadah kok minta imbalan..
    hati batu kok ngaku ISLAM
    pk bwt fatwa segala…
    blg org sesat lah….
    ngakunya negara ISLAM..
    kok sukanya nyiksa TKI
    pake jilbab…kok nyuruh TKI tlanjang…
    pake kopiah kok TKI disirami air panas
    dicambuk…
    dibunuh….
    ditembak ditengah hutan…

    muaaaaakk…
    alasannya SYARIAT
    padahal U yg sesat…

    ISLAM ITU AGAMA CINTA,LEMBUT,KASIH…kpd smua makhluk…KARENA ISLAM AGAMA YG SEMPURNA…

    ADA YG GK SUTUJU…..?????????!!!!!

    MAKAN TU SURGA…!!!

    Suka

    1. Agama itu Nasehat Avatar
      Agama itu Nasehat

      Saya paham yg anda maksudkan..

      Saya jg ada di pihak anda.. Tapi kata2 anda di atas mencerminkan kebrutalan diri anda dalam memahami Islam…

      Tidak akan ada yg setuju dg anda bila penyampaian anda seprti ini.. Gunakanlah kata2 yg baik & bijak.. Dan hayati.. Bahwa, setiap perkataan itu harus keluar berdasarkan ‘ilmu, dan setiap perkataan (dalam hal ini tulisan) akan dipertanggungjawabkan..

      Suka

  2. ESQ Sesat Avatar
    ESQ Sesat

    Emang, shohih pelatihan ESQ 165 way itu emang sesat, sesat, sesat tempatnya di Neraka. Alhamdulillah akhirnya Allah membongkar kesesesatannya ke muka publik.

    Suka

    1. taufiq Avatar

      inilah tipologi fatalistik. merasa diri bener, merasa surga udah berada di tangannya dan neraka ada di tangan orang lain. napa ndak ndaftar jadi Tuhan aja?

      Suka

      1. roni Avatar
        roni

        taupik lagi.. taupik lagi.. setiap ada komen selalu topik yang menanggapi.. bosen ahhh..

        Suka

        1. taufiq Avatar

          saya juga bosen dan eneg dengan model2 beragama yagn sukanya main klaim. sikit2 bilang orang lain menyimpanglah, haramlah, najislah, merusak akidahklah, kafirlah. kayak surga di telapak tangannya ajah..

          Suka

  3. faesal Avatar

    ingat kl bicara kebenaran bukan dari hawa nafsu….”saya merasakan perubahan ini itu dll” daridilihat apakah di berlawanana dengan Aqidah islam atau tidak…

    Saya dukung fatwa ini…
    kapan indonesia bakal mengelurakannya…?

    Suka

    1. taufiq Avatar

      nah, tahu darimana kalo fatwa ini bukan dari dorongan hawa nafsu? tahu darimana kalo mendukung fatwa ini bukan dari dorongan hawa nafsu? maaf, kalo saya bandingkan antara statemen pak ary waktu menjelaskan perihal ini dengan argumen2 mufti atau komentar beberapa orang indonesia seperti pak djamaluddin, hajaiz, dan beberapa orang itu, mohon maaf, saya liat malah tampaknya ekspresi hawa nafsu malah lebih banyak nampak dari pihak yang menganggap esq sesat. tampak sekali adanya negative thinking, penuh prasangka, merasa diri benar, sentimen, suka menghukumi orang lain, menang-menangan, dan lain sebagainya. apakah ini bukan hawa nafsu?

      Suka

      1. satria Avatar
        satria

        intinya ya kalau mau mendukung esq ya monggo.. kalau mau setuju dengan fatwa ini ya silahkan.. kalau sebagai orang awam kita ragu2 sesat atau tidak ya mending tinggalkan saja, toh masih banyak cara untuk mendekatkan diri ke kepada Allah, gratis lagi… nga selalu esq kan..???
        beres kan….

        Suka

        1. taufiq Avatar

          masalahnya sih bukan soal dukung mendukung. tapi kebiasaan, habit, hobi dan budaya untuk menjudge orang lain, metode lain, model beragama lain ini menurut saya udah ndak sehat. kalo kebiasaan jelek ini menular ke kelompok lain, lantas tiap orang boleh semau-maunya menjudge orang lain atau kelompok lain sebagai sesat, menyimpang bahkan kafir? apalagi baru punya sedikit otoritas aja langsung bikin2 fatwa yang isinya menjudge orang lain sebagai sesat, dengan argumen yang mengada-ada. menurut saya fatwa ini berpotensi menyesatkan orang lain.

          Suka

        2. zanetti Avatar
          zanetti

          saya merasa awam akan esq, jadi saya tidak berani untuk berkomentar tentang esq karena nantinya akan jadi dosa buat saya kalau pendapat saya su’uzon!
          saya bukan alumni esq & posisi saya di tengah2, tidak pro & tidak juga kontra! saya setuju akan pernyataan saudara satria kalau mau mendukung silahkan tidak pun tidak apa2, tapi yg jadi masalah adalah yg kontra memberikan pernyataan yg seolah2 tau segalanya tentang esq & ini yg saya tidak setuju!
          seharusnya kita justru senang semakin tebal iman mereka baik melalui esq maupun tidak, semua itu hanya masalah media saja! yg merasa nyaman dengan esq biarkanlah para alumni esq merasakan kelebihan & manfaat yg mereka dapatkan, yg “merasa” tidak perlu esq ya sudah tidak perlu komentar yg akhirnya membuat dosa buat kita semua karena menjadi emosi semuanya!
          trims…

          Suka

  4. hmcahyo Avatar

    ini ada pendapat yang saya kira adil mas…

    adil menurut saya adalah sesuai dengan timbangan ilmu syariah tentunya

    http://www.zaharuddin.net/content/view/828/95

    http://www.zaharuddin.net/content/view/941/72/

    Suka

    1. taufiq Avatar

      nah, ilmu syariah menurut siapa?

      Suka

  5. sony Avatar
    sony

    bagaimanapun juga tetaplah bersandar pada al-qur’an, sunnah nabi, ijtihad para ulama yang mengikuti jejak generasi terbaik yaitu sesuai dgn rasulullah saw, sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in. semoga semua teman2 disini mendapat petunjuk yang benar serta bertambah iman dan taqwanya. amin

    Suka

    1. taufiq Avatar

      lha gimana, semuanya juga mengklaim bersandar pada AQ dan sunnah je mas..

      Suka

  6. syaepudin Avatar
    syaepudin

    padahal anak2 muda indonesia hebat2 kalo bicara dan menbicarakan sesuatu… tapi kenapa negara kita terutama umat kita ISLAM ga pernah maju…. kaya keong yang pincang… apa kita hanya bisa mengkritik tapi ga punya solusi ( saya juga bisa ) ayo generasi RABANI kita satupadukan tekad majukan islam dan tegakkan sholat sehinga jaya raya ISLAM di indonesia…

    Suka

  7. Adi Avatar
    Adi

    Setetes air mata pun tak mau keluar ketika saya mengikuti training ESQ 165. Bukan karena merasa diri suci atau tak punya dosa. Tapi hatiku tertawa ketika sang trainer menjelaskan dan mencontohkan apa itu kecerdasan emosional. Sebelumnya saya pernah baca tentang profil ESQ 165 dengan ambisi pembangunan menara 165 nya. Pertanyaan saya : Dimana kecerdasan ESQ-nya ketika rakyat dihadapkan dengan masalah himpitan hidup, sementara penggalangan dana besar2an dari masyarakat dilakukan hanya untuk memenuhi ambisis pembangunan menara 165.
    Pertanyaan lain : Kalau menara ini sudah selesai dibangun dengan ketinggian tertentu sesuai dengan ambisi dan keinginannya, lantas mau dipake apa….? Dipakai pesantren ? Dipakai Rumah singgah buat anak jalanan ? Dipakai rumah sakit? Dipakai sekolah ?
    Iklas….iklas….jadilah orang yg santun yg cerdas ESQ nya….kira kata itu melekat di hati saya.

    Suka

    1. taufiq Avatar

      nangis gak nangis itu kan bukan tidak menjadi indikator apa-apa. cuman kalo anda ketawa saat yang lain nangis, perlu juga ditanya dimana letak suara hati anda. yang begini sih, jangankan esq. jaman nabi aja juga banyak yang tertawa mendengar dakwah nabi. ndak heran.
      pertanyaan anda tentang dimana kecerdasan esq saat mau membangun gedung. lha anda sendiri patut bertanya, dimana anda saat ada yang lain membangun gedung? mau dipake untuk apa? saya percaya untuk kebaikan lah. untuk menebarkan rahmatan lil alamin. napa musti pesantren? napa musti rumah sakit?

      Suka

      1. bukan taufiq Avatar
        bukan taufiq

        “napa musti pesantren?”
        kok menghina pesantren? beginikah hasil ESQ?

        Suka

        1. taufiq Avatar

          lah, dimana kata2 saya menghina pesantrennya? heran…

          Suka

      2. andi Avatar
        andi

        for admin.. klo komen ini mo diapus lagi juga gpp..

        akhdian.net sebagai admin tidak menghadirkan komentar yang berimbang. bahkan terkesan menutup-nutupi ketika ada komen yg mengajukan fakta pendukung fatwa mufti malaysia..
        emang sih admin berhak menghapus segala komen yang masuk.. dan hak admin juga untuk mendukung keberadaan ESQ.. namun juga pembaca berhak mendapatkan informasi yg berimbang..

        Suka

        1. zanetti Avatar
          zanetti

          kenapa sesama muslim harus saling menghujat, ga usah saling menghakimi siapa lebih benar!
          toh bagi mereka alumni merasa lebih baik & lebih rajin beribadah setelah ikut training, artinya kita patut bersyukur semakin banyak yg tebal imannya bukan lantas dihujat & dihakimi!
          selama mereka tidak menyimpang dari al-qur’an saya rasa masih bisa diterima, terlepas bagaimana & darimana mereka mendapatkan penebalan imannya!

          Suka

        2. akhdian Avatar

          Maaf, saya tidak pernah menghapus komentar yang masuk ke artikel ini, kalaupun ada yang menulis komentar lalu tidak muncul berarti ada kata-kata tertentu yang masuk filter dulu (unapprove), lalu setelah isinya saya baca biasanya langsung saya approve . Terima kasih 🙂

          Suka

  8. am Avatar
    am

    Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan iaitu salah satu dari 14 pejabat mufti di Malaysia yg menyatakan ESQ sesat.. bukan Fatwa Mufti Malaysia.. topic blog mengelirukan.. patut ditukar kepada “Pejabat Mufti WP di Malaysia” bukan semua Mufti di Malaysia bersetuju yg ESQ benar2 sesat hanya segelintir sahaja.

    Suka

  9. zanetti Avatar
    zanetti

    ga usah saling menghakimi orang lain, instropeksi diri sendiri dulu karena diri kita aja masih banyak salah!
    tapi kalo memang benar esq itu mengembangkan potensi diri, saya pikir ga ada salahnya! dan menjadi lebih rajin beribadah setelah ikut esq, itu mungkin salah satu aplikasi positif dari esq!
    tanpa ikut esq sudah rajin ibadah berarti bagus, tapi mungkin bagi alumni esq dengan ikut esq jadi lebih rajin karena tau esensi dari ibadah itu sendiri!
    sebagai manusia tidak luput dari kesalahan termasuk ulama, karena ada saatnya seorang ulama salah! kadang2 ulama yg satu dgn yg lain beda pendapat, seperti penentuan 1 ramadhan & 1 syawal! itulah hebatnya manusia diberi akal pikiran, jadi beda pendapat itu hal yg wajar & ga usah saling hujat siapa yg paling benar!
    trims…

    Suka

    1. taufiq Avatar

      perbedaan emang hal yang biasa. yang gak biasa itu kalo saling men judge, menganggap orang lain sesat atau haram. fatwa itu menurut saya udah sangat tidak proporsional, mengambil peran Tuhan untuk men judge seseorang sebagai sesat, padahal belum tentu seperti itu adanya.

      Suka

  10. taufiq Avatar

    Bung Rahmad, anda bilang gini: saya hanya mengutip dari situs.. kalau ini memang benar berarti ESQ benar2 SESAT dan MENYESATKAN!!!!!

    komentar saya: kalo anda hanya mengutip dan tahu esq dari info sebias itu, sungguh lucu anda bilang esq sesat dan menyesatkan. pake huruf kapital lagi. jangan2 statement anda sendiri tuh yang sesat dan menyesatkan.

    Suka

  11. taufiq Avatar

    bung rohmat, tahu darimana anda kalo Ary Ginanjar bukan seorang pakar dalam ilmu agama, melainkan seorang pebisnis tulen? bung udah pernah ikut trainingnya dan mengenalnya? atau hanya dari blognya mufty itu, yang berisi fatwa dengan alasan yang mengada-ada dan ndak jelas itu? Anda bilang Ary Ginanjar pebisnis tulen yang berani berbicara tentang masalah agama, bahkan dalam hal-hal yang sangat prinsip dalam agama. Waduh, anda kayaknya sama aja dengan mufty dari malaysia itu, tukang judge dan klaim kebenaran. cobalah respect dengan yang telah dilakukan oleh orang lain. esq setahu saya udah diikuti ratusan ribu orang dan pertumbuhannya begitu pesat. kalo orang tidak mendapatkan manfaat apa2 dari training itu mustahil orang mau ikut trainingnya. simpel aja.

    Suka

    1. rohmat Avatar
      rohmat

      Sebenarnya, metode-metode kembali kepada ALloh atau Sang Pencipta akan semakin marak mengingat kondisi dunia yang semakin rusak dan meninggalkan ALloh dan Rasulnya namun manusia yang telah jenuh tersebut seringkali tidak menyadari bahwa banyak sekali dari metode-metode tersebut yang menyimpang jauh dari Al Qur’an dan As Sunnah dan karena merasa sudah tersadar atau istilah kerennya “Pencerahan” alias “Enlightment” mereka sangat meyakini bahwa itulah kebenaran bahkan kondisi tersebut semakin diperparah dengan semakin yakinnya orang-orang yang menciptakan atau mengadakan metode-metode tersebut karena merasa bahwa manusia telah merasakan kesadaran melalui metode-metode tersebut dan meyakini bahwa ALloh tidak mungkin memberikan Hidayah jika memang salah. Padahal ada Perampok atau Pencuri yang bertaubat justru pada saat mereka sedang melakukan pencurian atau perampokan lalu apakah bisa kita katakan bahwa untuk mendapatkan kesadaran harus mencuri atau merampok terlebih dahulu…?

      Point yang terpenting yakni:
      Ary Ginanjar yang mencetuskan model ESQ Training ini tidak mau mengatakan kalau ESQ Model yang diasuhnya adalah lembaga da‘wah atau sebagai kegiatan da‘wah, padahal training yang diselenggarakan tidak lepas dari ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi Shallallahu alaihi wasallam, bahkan ada kutipan-kutipan perkataan shahabat nabi Shallallahu alaihi wasallam. Kenyataan ini ternyata berlawanan dengan yang tertera di dalam buku saku ESQ Model yang dibagikan kepada peserta secara gratis, sebagai berikut “ Tiada hari tanpa da‘wah” yang kemudian dikutip pula ayat al-Qur’an 125 dari Surah al-Nahl.

      Kalau ESQ tidak menamakan dirinya sebagai lembaga dakwah semua tuduhan ini akan terlepas darinya. dalam hal apapun Rasulullah melarang ummatnya untuk menyerupai orang kafir, apalagi dalam berdakwah, training ESQ kental sekali nuansa sufi nya dan pembawaannya mirip pendeta yang sedang berceramah di gereja2..

      Sangat dilematis memang, namun Al Qur’an dan As Sunnah tetap harus ditegakkan walaupun mungkin pahit kita rasakan…. WaLlohu A’lam Bish Showaab.

      dikutip dari http://www.abuayaz.co.cc/2010/07/esq-dalam-sorotan.html#ixzz0tWXHWXKt dan sedikit tambahan dari penulis

      Suka

  12. taufiq Avatar

    bung andi, kenapa miris ak bilang kalo fatwa itu bodoh dan sok tahu? bukankah fatwa itu sendiri yang lebih membuat miris? emangnya punya seberapa besar otoritas manusia sih untuk menjudge sesuatu itu sebagai haram dan sesat? anda tanya sapa itu ary ginanjar? saya juga tanya siapa anda, siapa pula yang bikin fatwa itu. sebelumnya ndak pernah terdengar sama sekali kan. saya hanya mencoba empati dan respect dengan training2 seperti esq ini yang begitu massif diikuti oleh begitu banyaknya manusia, bukan hanya orang islam saja, non islam pun banyak yang telah ikut. begitu banyak orang telah mengikutinya, hampir satu juta orang. dan begitu mudahnya di judge sebagai sesat dan haram. lha para ulama aja juga banyak yang ikut training esq je. dan mereka juga mengakui banyak mendapatkan pencerahan spiritual. anda tampak rendah diri sekali mengatakan bahwa seorang ulama ndak mungkin salah dan kesalahan hanya ada pada orang awam seperti kita-kita? kita2 siapa maksudnya?

    Suka

  13. taufiq Avatar

    fatwa seperti ini bagi saya tak lebi dari hoax. alasan yang dikemukakan sungguh lucu dan terkesan mengada-ada. entah karena ketidaktahuan, kebodohan ataukah kesombongan, ataukah karena kombinasi ketiganya. kalo kebodohan, saya heran ternyata ada juga mufti yang di malaysia bisa sebodoh dan sesempit itu wawasannya. kalo kesombongan mungkin terkesan dari arogansinya yang main klaim-klaim kebenaran, seolah dirinya yang bener dan pihak lain diklaim sebagai menyimpang dan sesat. bagaimana kalo ternyata dikemudian hari terbukti bahwa fatwa ini yang menyimpang dan sesat? bagaimana pertanggungjawabannya kelak di dunia maupun di akhirat? saya sungguh sulit sekali memahami logika fatwa-fatwa hoax semacam ini…

    Suka

    1. andi Avatar
      andi

      miris liat kelakuan anak muda jaman sekarang ulama di bodoh2in, dibilang sok tau.. padahal ulama sudah belajar berpuluh2 taun dalam agama, sementara kita..???? baca Al-Quran selembar aja terkadang males, apalagi terjemahannya, apalagi baca hadits. jadi istilah kebodohan dan kesombongan itu letaknya hanya pada kita, ulama tidak mungkin menyesatkan ummatnya ketika mengeluarkan fatwa banyak sekali pertimbangannya. sementara ary ginanjar siapa dia…???
      Jadilah seorang ulama, jka tidak mampu jadilah penuntut ilmu, jika tidak mampu menjadi penuntut ilmu janganlah kau benci mereka..

      Suka

      1. taufiq Avatar

        bung andi, kenapa miris ak bilang kalo fatwa itu bodoh dan sok tahu? bukankah fatwa itu sendiri yang lebih membuat miris? emangnya punya seberapa besar otoritas manusia sih untuk menjudge sesuatu itu sebagai haram dan sesat? anda tanya sapa itu ary ginanjar? saya juga tanya siapa anda, siapa pula yang bikin fatwa itu. sebelumnya ndak pernah terdengar sama sekali kan. saya hanya mencoba empati dan respect dengan training2 seperti esq ini yang begitu massif diikuti oleh begitu banyaknya manusia, bukan hanya orang islam saja, non islam pun banyak yang telah ikut. begitu banyak orang telah mengikutinya, hampir satu juta orang. dan begitu mudahnya di judge sebagai sesat dan haram. lha para ulama aja juga banyak yang ikut training esq je. dan mereka juga mengakui banyak mendapatkan pencerahan spiritual. anda tampak rendah diri sekali mengatakan bahwa seorang ulama ndak mungkin salah dan kesalahan hanya ada pada orang awam seperti kita-kita siapa maksudnya?

        Suka

    2. Gump Avatar

      Just cause it’s simple doesn’t mean it’s not super hepufll.

      Suka

    3. though rates Avatar

      Great article but it didn’t have everything-I didn’t find the kitchen sink!

      Suka

    4. generic viagra Avatar

      You’ve managed a first class post

      Suka

  14. ihsanrofi' Avatar
    ihsanrofi’

    adanya kolom “beri tanggapan” konsekuensinya setiap omongan akan dipertanggungjawabkan di akhirat
    inilah dampak kebebasan berpendapat yang tidak pernah dibekali oleh pengetahuan agama
    biarlah hanya ulama yang alim Al Qur’an dan As Sunnah yang bersih dari politik dan kekuasaan yang berhak untuk bicara tentang hal ini

    Suka

    1. rohmat Avatar
      rohmat

      saya hanya mengutip dari situs..
      kalau ini memang benar berarti ESQ benar2 SESATdan MENYESATKAN!!!!!

      “Keyakinan Ary yang lebih rancu dan sangat berbahaya lagi adalah ungkapannya bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dalam kepribadiannya sebagai Rasul yang sekaligus sebagai pemimpin abadi sangat mengandalkan logika dan suara hati. Berikut ungkapannya: “Itulah tanda bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam merupakan nabi penutup, atau yang terakhir, yang begitu mengandalkan logika dan suara hati, …….” (Lihat buku Rahasia Sukses …. ESQ, hal. 100).”

      Padahal kita kaum muslimin meyakini bahwa Nabi Shallallahu alaihi wasallam selalu bersandar kepada wahyu ilahi yang diturunkan melaui Jibril. Wahyu ilahi bukan suara hati!

      Read more: http://www.abuayaz.co.cc/2010/07/esq-dalam-sorotan.html#ixzz3HeLovnCQ

      Suka

      1. taufiq Avatar

        kalo anda hanya mengutip dan tahu esq dari info sebias itu, sungguh lucu anda bilang esq sesat dan menyesatkan. pake huruf kapital lagi. jangan2 statement anda sendiri tuh yang sesat dan menyesatkan.

        Suka

  15. Cah bagus Avatar
    Cah bagus

    Mungkin ini hanya mslh khilafiyah saja,bagi saya asalkan syahadatnya msh sama,al qur’an dan haditsnya jg msh sama kt ttp sodara (seiman). Kalo ada “kritikan” ya dtrima,dan di buktikan kalo g benar,kalo tnyta mmg benar ya ayo d lurusin sama2,jgn maen serang,malu dliat ttngga yg ga seiman sma kita,ksannya kerjaan kt orang islam cm cekcok aja hehe.. Wallahu’alam

    Suka

    1. rohmat Avatar
      rohmat

      Ary bukan seorang pakar dalam ilmu Agama, melainkan seorang pebisnis tulen. Tetapi ia berani berbicara tentang masalah agama, bahkan dalam hal-hal yang sangat prinsip dalam agama. Semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua. Amin.

      Read more: http://www.abuayaz.co.cc/2010/07/esq-dalam-sorotan.html#ixzz3HeJVfNXA

      Suka

  16. smile Avatar

    bodohnya ulama Malaysia,ilmu tinggi tapi masih boleh jadi pengarah syarikat yang tidak diperiksa asal usulnya 😀

    Suka

    1. rohmat Avatar
      rohmat

      Sebaiknya, setiap para alumni Training ESQ Model-nya Ary jangan menutup diri untuk belajar Islam lebih jauh, dan jangan mengkultuskan ESQ Model-nya Ary. Anda hendaknya tahu dan menyadari bahwa kelezatan spiritual yang anda rasakan dalam training ESQ itu sama sekali tidak menunjukkan kebenaran ESQ Model, sebab hal seperti bisa anda temukan di semua kelompok faham, bahkan di semua agama dan berbagai aliran kepercayaan!

      Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya telah menghayati sedalam-dalamnya ajaran Islam, sampai pada tingkat ihsan yang paling tinggi, maka bercerminlah kepada mereka, dan cermin itu ada di dalam sunnah Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

      Read more: http://www.abuayaz.co.cc/2010/07/esq-dalam-sorotan.html#ixzz3HeIE2s8A

      Suka

  17. smile Avatar

    perkembangan ESQ ini mirip Al – Arqam, sehubungan itu saya mencadang satu perdebatan terbuka di kalangan ULAMA muktabar perlu di adakan untuk mencari penyelesaian…
    jangan jadi Al- Arqam , selepas berpuluh tahun baru dunia sedar konsep pergerakan yang bertopengkan agama…saat itu semuanya sudah terlambat.amin

    Suka

  18. aris purwanto Avatar
    aris purwanto

    Untuk saudaraku sulis…,cobalah kalau anda bersedia..,ikuti progaram RAHASIA MENUJU SUKSES ESQ WAY 165 di TV ONE setiap sabtu malam,….insya allah anda akan mengenal apa itu ESQ…,

    Suka

    1. andra Avatar
      andra

      mending dua jutanya buat motong kambing Idul Qurban Nanti…

      Suka

  19. Endi Avatar
    Endi

    Heran…, Ada orang yang sedikit2 bid’ah, sedikit bid’ah. Itu saja yang ada di otaknya, membid’ahkan orang lain.
    Aneh juga memang.

    Kalau dalam training/pelatihan alias belajar, kita bebas utk berkreasi selama tidak bertentangan dgn Alquran dan Sunnah.
    Kursus komputer jg tdk dicontohkan oleh Rasulullah, apa itu bid’ah ?. Pelatihan dgn menyampaikan teori2 modern (walau dari ilmuwan barat=nonmuslim misalnya) yg memang bersipat duniawi, dilarang ?. Khan tidak.
    Apalagi training Esq, memperbaiki leadership orang dgn menampilkan ayat Alquran.

    Ary ginanjar sudah berbuat banyak utk perbaikan akhlak. Lalu apa yang sudah anda (red.selalu membid’ahkan orang) perbuat utk bangsa ini ?. Astaghfirullah…

    Esq didukung oleh Muhammadiyah, NU dan para ulama2 besar lainnya.
    Wallahu’alam

    Suka

    1. sandi Avatar
      sandi

      komentar yang bodohhhhhh…… sono cuci kaki terus bobo’..

      Suka

      1. taufiq Avatar

        komentar anda kayaknya lebi menggambarkan anda sendiri deh..

        Suka

  20. Azan Avatar

    Permasalahan ini agak kompleks.
    Kita sebagai org awam, harus bersikap hati-hati.

    Jangan ikut-ikut berfatwa juga. Tetap husnuzon dgn ulama. Alumni ESQ atau tdk perbanyaklah tobat.

    Boleh jadi, ini salah satu trik menjatuhkan kebangkitan umat islam lewat adu domba pemhaman

    Suka

  21. ayarichan Avatar

    Perlu diketahui bahwa Mufti Persekutuan ini hanyalah 1 dari 14 mufti di malaysia yg ada, dan Dalam Muzakarah atau sidang dengan seluruh Mufti pada tanggal 14 April 2010, yang dihadiri oleh Bapak Ary Ginanjar Agustian. Bapak Ary sudah menjelaskan satu persatu perkara yang disampaikan dalam fatwa tersebut kepada semua Mufti yang hadir. Secara umum dapat disimpulkan bahwa mereka menerima dengan baik dan tidak ada penyelewengan di dalam training ESQ. Namun disayangkan, Mufti Wilayah Persekutuan tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Bahkan sampai Fatwa dikeluarkan, Mufti Wilayah Persekutuan tidak pernah bertemu dengan Bapak Ary untuk mendapatkan penjelasan. Mufti Wilayah Persekutuan juga tidak pernah mengikuti training ESQ hingga saat ini.

    Suka

  22. ayarichan Avatar

    Mungkin untuk meluruskan beritax saja.
    Yg memfatwakan adalah 1 dari 14 mufti
    yaitu mufti wilayah persekutuan (KL, labuan, dll)
    sampai sekarang mufti persekutuan blm ada yg ikut training, tapi dari mufti lain udah ada n malah ngasi rekomendasi
    silakan cek di:
    http://esqlc165.blogspot.com/

    di situ jg ada surat rekomendasi ttg training esq dari:
    1.mui
    2.icmi
    3.nu
    4.mufti pahang
    5.mufti pulau penang
    6.mufti kedah
    7.dll

    Suka

  23. sibuya tobat Avatar
    sibuya tobat

    ESQ sebagai pelatihan kepribadian sih OK.. tp karena bersumber dari keyakinan agama, harusnya berhati2, karena sumber agama itu harus jelas runutannya, sebaiknya kalo menuntut ilmu agama ke ulama saja, bukan ke trainer bisnis motivasi.

    Suka

    1. taufiq Avatar

      ulama artinya apa sih? orang yang pintar kan?

      Suka

  24. IJ Avatar

    terlepas sesat atw tdk.. saya akui ilmu agama saya masih terlalu dangkal, kita butuh ESQ, kita juga butuh pengkritik ESQ, perbedaan adalah rahmah, disinilah kita bisa mengkaji lebih dalam dan akhirnya kembali pada pada ALLah SWT..

    Suka

  25. Yaumil Avatar
    Yaumil

    “Bid’ah adalah suatu metode di dalam beragama yang di ada-adakan menyerupai syariat, dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala sedangkan tidak ada padanya dalil syar’i yang shahih dalam asal atau tata cara pelaksanaannya.” (Al I’tisham: 1/37, dinukil dari ‘ilmu Usul Bida’, 24)

    Suka

    1. taufiq Avatar

      relevansinya dengan esq apa?

      Suka

  26. Melinda Avatar

    klu boleh berkomentar, menurut saya ESQ adalah sebuah lembaga training yang mencoba memvisualisasikan kehebatan dan kebenaran islam melalui sebuah training, dan uniknya training ini bisa diterima oleh semua lapisan agama tanpa pertentangan, padahal ESQ membawa filosofi islam dalam training2 yg dilakukannya.

    jd, apa yg salah?

    melihat point2 yang diutarakan oleh mufti malaysia diatas, sepertinya harus dicermati lebih dalam lagi, menurut saya terkesan “mencari2 kesalahan” dan tidak punya hujjah atau bukti yang valid..

    Suka

  27. Endi Avatar
    Endi

    InsyaAllah dengan kejadian ini (fatwa mufti malay), Esq akan lebih dikenal, Semua akan dapat pencerahan dan makin banyak yg akan mengikuti training tsb.

    Satu kalimat utk yang belum ikut :

    “TIDAK ADA PELATIHAN YANG LEBIH MENGESANKAN SELAIN TRAINING ESQ”

    Coba ikuti pelatihannya, InsyaAllah mendapat Hidayah
    Edit/Delete Message

    Suka

    1. sulis Avatar
      sulis

      masa..????

      Suka

  28. doni Avatar
    doni

    baru tau ane kalo ESQ sesat.. ternyata eh ternyata..

    Suka

  29. satriapratama Avatar
    satriapratama

    sepertinya saya tau radio yang dimaksud^^
    dan sepertinya juga saya mendengarkan jawaban Ustadz tersebut^^
    kalau memang point2 yg dituduhkan oleh mufti itu benar berarti ESQ memang sesat, dengan kata lain ESQ harus membuktikan bahwa pernyataan Mufti itu salah..

    Suka

  30. Endi Avatar
    Endi

    Sampai skrg detiknew.com sudah menggelontorkan sktr 10 kali tulisan ttg Fatwa Mufti malaysia ini.

    InsyaAllah dgn adanya kejadian ini, ESQ akan lebih dikenal, makin banyak orang yg bertobat, beramal soleh. Sehingga keridhoan Allah akan selalu tercurah tuk kita semua,amin

    Suka

    1. sneijder Avatar
      sneijder

      jgn terlalu smpit, org2 tidak harus ikut esq kan baru tobat? emang dizaman nabi dah ada esq? wkwkwk

      Suka

      1. Leny Avatar
        Leny

        Memang mas…dizaman Nabi dulu ketika disampaikan ayat yang menceritakan “asal mula kejadian alam”, pasti banyak yang menentang dan menganggap orang gila, ( kecuali bagi orang-orang yang beriman ) tapi setelah seribu empat ratus tahun kemudian apa yang tertulis dalam Al-Qur;an dan disampaikan oleh Rasulullah saw, ternyata terbukti, dan yg membuktikan itu adalah para ahli barat yang notabene tidak mengenal Tuhan apalagi Al-qur’an (kitab-kitab Allah)nah..lewat ESQ inilah kita diajak untuk mengenali, menghayati dan meyakini “DARI SIAPA DIRI KITA”,”UNTUK APA KITA ADA”, dan “KEMANA KITA NANTINYA”,

        Suka

  31. Endi Avatar
    Endi

    ESQ bukan sebuah aliran agama, hanya metode training yg menggabungkan antara Nash2 Alquran dgn teknologi modern.
    Teman2 yg memandang sinis thdp ESQ pasti karena belum pernah ikut atau memang termasuk orang yg tdk taat beragama. Dan ingat sampai sekarang di malaysia sendiri training2 ESQ terus berkembang dan meluas.
    Para Mufti Malaysia yg menganggap ESQ menyesatkan karena mereka belum tahu / belum pernah mengikuti pelatihan ESQ tsb.

    Suka

  32. Endi Avatar
    Endi

    Saya salah satu alumni ESQ dan sudah beberapa kali ikut kembali dalam training tsb.

    Ciri-ciri ESQ yg dijadikan dasar keluarnya Fatwah tsb semuanya tidak ada yang relevan dan mengada-ada.

    Sebagai contoh salah satunya, ciri pertama dikatakan bahwa ESQ mendukung faham liberalisme.
    Pada point apa / saat apa / materi apa pada training tsb terdapat hal yg menunjukkan bahwa ESQ dukung liberalisme.
    Dan lain-lain.

    Menurut kami sbg alumni inti dari TRAINING/PELATIHAN esq ini adalah melatih kita merasakan KECINTAAN KEPADA ALLAH SWT dan Nabi Muhammad SAW.

    dan kami yakin para Mufti malaysa yg mengeluarkan fatwah tsb belum memahami metode EEQ atau mungkin mereka belum pernah mengikuti pelatihan tsb.

    Suka

    1. rizal Avatar
      rizal

      apa buktinya kalo Anda cinta kepada Alloh dan Rasul-Nya? apakah Anda sudah menjalankan perintah Alloh dan Rasul-Nya? apakah Anda sudah meninggalkan larangan Alloh dan Rasul-Nya?
      ESQ tidaklah bermanfaat melainkan hny saat training saja.. selepas itu.. tidak manfaat lagi..

      Suka

      1. taufiq Avatar

        jangan2 itu pengalaman pribadi anda sendiri…

        Suka

  33. arieprawira Avatar
    arieprawira

    kalau bertujuan baik kenapa dibilang sesat, seharusnya mereka memberi saran dan pendapat dulu atau dialog lah dulu baru mengatakan sesat
    http://klutusan.wordpress.com/

    Suka

  34. agapillar Avatar

    positiv bukan jadi alasan

    Suka

  35. Renno M Avatar
    Renno M

    Saya jg alumni ESQ, walaupun dibiayai oleh perusahaan..
    ESQ mungkin berniat baik dan bertujuan mulia. Hingga ribuan orang telah merasakan manfaatnya. Namun kita juga patut menghormati dan menghargai apa yang difatwakan Mufti Malaysia / Ustadz tsb. Bagaimanapun juga seorang Mufti adlah orang yang telah diakui keilmuannya, terlepas dia bener atau salah.. Mgkn ini bisa dijadikan bahan evaluasi bagi ESQ, terutama poin-poin yang dimaksud… Wallahu a’lam

    Suka

  36. ibnu hajar al batawie Avatar
    ibnu hajar al batawie

    * Bila ada kebenaran dan ilmu pengetahuan disitulah Islam.
    * Ambil yg Positif tinggalkan yg negatif.
    * Manusia Cenderung Memusuhi sesuatu yg dia tidak fahami atau jahil terhadapnya. (Sayyidina Ali Bin Abi Talib)
    * hati-hati dalam menuduh sesama Muslim itu kafir atau sesat, jika tidak benar tuduhan itu maka akan berbalik kepada yg menuduh.
    * Orang yg menolak Ilmu Filsafat dan Tasawuf Biasanya Menolak ajaran ESQ.

    Mohon di koreksi bila ada salah….
    All@hu A’lam

    Suka

    1. rizal Avatar
      rizal

      * Orang yg menolak Ilmu Filsafat dan Tasawuf Biasanya Menolak ajaran ESQ.
      –> Filsafat=tasawuf=ESQ
      Cocok sekali ini.. karena Imam Syafei mengatakan hendaknya pukul dan jauhi orang yg suka belajat filsafat..
      sudah seharusnya bagi kaum yg berfikir untuk menjauhi ESQ..

      Suka

      1. agus Avatar
        agus

        setuju !!!

        Suka

        1. andi Avatar
          andi

          esq itu sufi ya..??? karena ada ajarannya ary ginanjar yang bernama sufi corporate.. sementara ajaran sufi yang sesat yakni menyamakan dan membenarkan semua agama.
          benang merahnya yakni salah satu fatwa sesat mufti yakni karena ajarannya esq yg menyamakan dan membenarkan semua agama dan ternyata itu adalah keyakinan dari sufi. kalau begini berarti esq sesat dunk..?? (saya tidak menyatakan sesat, hanya menarik benang merahnya saja..)

          juga membagi ketaatan kpd syariat dan hakekat, dimana tahap hakekat manusia tidak perlu lagi beribadah kepada Tuhannya.
          kalau Sufi sesat beratti ESQ…????

          Suka

  37. Eko Avatar
    Eko

    Sesat atau nggak sesat, patokannya bukan hati dan akal. Karena hati dan akal manusia pintu-pintu masuknya syaitan. Iblis dengan akalnya merasa dia lebih baik daripada Adam AS. Tetapi wahyu Allah mengatakan Adam yang lebih mulia. Maka, mari gunakan AlQuran dan Sunnah sesuai pemahaman Sahabat Nabi. Karena Sahabat adalah orang yang paling dekat dengan Nabi, paling tahu tafsir AlQuran yg turun di tengah2 mereka, dan mereka telah dijamin masuk surga.

    Suka

  38. asmawi anwar Avatar
    asmawi anwar

    Yang pasti ada kalimat bijak “Man Lam yadzuq lam ya’rif” Siapa yang tidak bisa merasakan tentu tidak tahu, tahu hanya berdasarkan prasangka ….. untuk bisa memberi fatwa benar ata salah, tidak sesat atau sesat sebaiknya rasakan dulu (karena ini mengarah kepada nilai TAUHID”…

    Suka

    1. rudi Avatar
      rudi

      dimananya yang bijak ini,…
      mentang-mentang dibahasa arabin aja…
      jadi kalo kita tidak merasakan khamer, tentu tidak tahu khamer gitu?
      jadi kalo kita tidak merasakan zina, tentu tidak tahu zina gitu?
      cuma berprasangka gitu?

      Suka

  39. Nasri Avatar
    Nasri

    Program yang bagus untuk mengingatkan kita sebagai seorang hamba Allah? Zikrullah lebih tepat dan akurat sebagai sarana mengingat diri dan Allah, lebih bernash daripada sekedar ESQ…

    Suka

  40. sorayamillah Avatar

    sya menemui 1-3 org alumni ESQ. mereka termasuk org yg menjadi sgt peduli thd sesama, jg rajin dlm beribadah. tpi apakah perilaku itu mrpkn dampak dari ESQ, sya tdk tahu, krn bisa jadi ada banyak pengalaman lain yg sadar/tanpa sadar menjadi jalan “tobat” seseorang. wallahu’alam. sya tunggu info selanjutnya.

    Suka

  41. bento Avatar
    bento

    bila isi fatwa tsb benar adanya (dilakukan ESQ), saya dukung fatwa tsb.
    saya tidak pernah ikut ESQ jadi tidak bisa memberikan tanggapan ttg ESQ.
    insya Allah tanpa ESQ saya ttp rajin sholat, ttp inget Allah dan saya mendukung komentar @Roma

    Suka

  42. Vulkanis Avatar

    Wah justru saya baru tahu nih ada ESQ ini

    Suka

  43. Ariel Avatar
    Ariel

    ESQ tidak lebih dari sekedar training pengembangan kepribadian lain. Hanya saja dia mengambil pendekatan agama. So pada dasarnya ESQ hanya produk bisnis 😀

    Ary ginanjar bukan praktisi agama jadi bukan suatu hal aneh klo dia mencoba menafsirkan petunjuk agama secara bebas. Yg akhirnya bukan tidak mungkin justru tanpa disadari membawa ke pemahaman yg salah 😀

    Suka

    1. del.paijo Avatar
      del.paijo

      komentar terbaik dari komentar2 yg ada..
      Pelatihan-pelatihan semacam ini marak diselenggarakan di negeri kita (bahkan dengan biaya pendaftaran yang mahal), akan tetapi kenyataannya, pelatihan-pelatihan tersebut ternyata banyak mengandung penyimpangan dari segi akidah dan syariat Islam. Semoga fatwa yang dikeluarkan oleh para ulama Malaysia dapat menyadarkan kaum muslimin khususnya bagi pencetusnya, maupun bagi kaum muslimin pada umumnya.

      Suka

      1. upik abu Avatar
        upik abu

        yg ngeluarin fatwa ternyata ga dateng pas muzakarah, 13 mufti yg lainnya dateng dan mereka mnerima dgn baik & tidak ada penyelewengan dalam training esq..
        wah.. ada apa dgn mufti wilayah persekutuan???
        tidak hadir, tidak bertemu, tidak ikut esq…
        feel the experience n get the meaningful life..
        bagi yg udah ikut tp belum merasakan.. bisa jadi waktu tata tertib pelatihannya ga dipahami.. (jadilah gelas kosong)..
        terlalu banyak persepsi, belenggu mneguras hati.. ya jelas materix susah masuk..
        info lbh lanjut/klarifikasix di http://www.esqway165.com

        Suka

  44. sudiono Avatar

    Saya memahami mengapa ESQ kemudian disalahpahami, karena gagasan yang dibawa oleh ESQ adalah sesuatu yang baru, maka menjadi tugas bagi pendiri ESQ ( Bapak Ary Ginanjar ) untuk bisa menjelaskan kepada publik tentang keabsahan program-program ESQ tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Saya minta izin untuk memuat tulisan Anda di blog saya ya ? Thanks

    Suka

  45. Roma Avatar
    Roma

    ternyata feelingku benar.. waktu ikut ESQ pas masuk PTN, rasanya ada yang janggal..
    materinya serasa dipaksakan, atau bahasa kasarnya mencuci otak kita. .. alumni2 ESQ yg kukenal pun seperti memuja2 om Ary.. ada apa2 dikit dikaitkan dgn ESQ..

    Suka

    1. Endi Avatar
      Endi

      Berarti saudara tdk mdapat Hidayah.
      Tdk ada yg dipaksakan dalam training tsb.
      Terlalu bodoh kita kalau dalam hal ini mau dipaksa.
      Coba renungkan kembali saudaraku..

      Suka

      1. andi Avatar
        andi

        hemm cuci otak ya..?? jadi curiga..

        Suka

  46. echa Avatar

    pyuh padahal aku alumni ESQ tapi apapun itu ambil segi positifnya aja….buktinya ikut ESQ aku makin inget Allah dan gak ninggalin sholat…

    kembali ke hati masing2 🙂
    *ituu menurut saiyah loo

    Suka

    1. ateng Avatar
      ateng

      Setuju mbak yang ayu…,Orang barat yang Ahteis aja akhirnya jadi yakin kalo Tuhan itu ada…, kan meyakinkan orang barat itu paling susah (..katanya lho..)kalo tanpa didasari logika, nah buktinya tuh ESQ bisa…, kira-kira yg yg kasih fatwa haram itu bisa nggak ya…(..hi..hi..hi..)

      Suka

  47. Eko Avatar
    Eko

    Agama Islam tegak atas dasar hujjah dan bukan perasaan.
    Sekiranya agama berdasarkan perasaan, tentu membersihkan bagian bawah khuf (sepatu) lebih utama. Kenyataannya, syariat memerintahkan bagian atas yang diusap. Wallahul musta’an.

    Suka

  48. ridwan Avatar

    padahal memberikan hasil yang positif, tapi kenapa diharamkan

    Suka

  49. rosadi Avatar
    rosadi

    selaku alumni ESQ membaca fatwa Tsb sangat kecewa. karena ESQ kita bisa tahu siapa kita, sebgai hamba Allah.

    Suka

    1. sulis Avatar
      sulis

      udah dicuci ya otaknya…???

      Suka

      1. sukri Avatar
        sukri

        memang kalau sudah negative thinking susah ‘melek’nya. anda mendengar separuh2 dan kurang informasi ‘menyeluruh’ sudah jumawa menghakimi program yang bagus ini.

        Suka

        1. sulis Avatar
          sulis

          ceritanaya lagi iklan nih.. hihihi…

          Suka

        2. Atma Avatar
          Atma

          Jangan Berdebat ketemuan aja yuk dah pernah belum nanti setelah itu baru kita akan bisa kenal mengenal sesuai surat Al Hujurat : 13 kita bersuku berbangsa untuk saling kenal mengenal dulu bukan untuk cari musuh dulu wasl

          Suka

Tulis Komentar

I’m Dian

Hello! Welcome to Akhdian’s blog. I am thrilled to share my knowledge and experiences with all of you. Currently, I am busy teaching and delving into various topics related to computers and technology. I hope this blog can be a valuable source of information for those who want to learn more about the world of computers. Thank you for visiting, and I hope you enjoy the articles here!

Let’s connect