Game Edukatif untuk Anak

image

Secara umum saat ini anak-anak kita sudah mengenal komputer. Salah satu yang menjadi favorit mereka jika menggunakan komputer adalah game. Inilah bedanya kondisi anak sekarang dengan anak jaman dulu, anak sekarang lebih menyukai permainan virtual via komputer daripada permainan kreatif yang ada secara nyata.

Karena bermain game komputer tidak bisa begitu saja kita larang ke anak-anak, maka salah satu caranya adalah kita mengarahkan dengan memilih game-game yang sehat dan mendidik. Disinilah peran orang tua dalam mandampingi putra-putrinya sangat diperlukan. Karena kalau orang tua hanya bisa melarang tanpa memberikan solusi maka biasanya anak-anak akan mencari celah kelengahan kita.

Pemilihan game komputer bukan hanya bersifat hiburan tapi juga harus bersifat edukatif dan kreatif.  Game yang dipilih harus disesuaikan dengan tumbuh kembang anak . Game yang dimainkan harus memiliki nilai kebaikan pada anak bukan sebaliknya merusak mental anak-anak. Tanpa pengawasan, saat ini banyak kita jumpai anak –anak memainkan game untuk orang dewasa, akibatnya karena pemahamannya belum sampai maka banyak dari mereka yang meniru dan menerapkan dunia game di dunia nyata. Contohnya saja kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada anak-anak yang disebabkan oleh kecanduan game komputer.

Salah satu yang sudah saya lakukan untuk memilih game komputer yang ‘sehat’ adalah dengan menggunakan game-game yang dikeluarkan oleh edu-games.com.  Saya memilih game dari edu-games karena beberapa alasan:

  • Menggunakan dua pilihan bahasa: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pilihan bahasa Indonesia akan sangat membantu anak anak untuk menguasai materi pendidikan yang disajikan.
  • Tingkat kesulitan yang dapat disesuaikan dengan usia anak-anak kita.
  • Adanya Laporan Hasil Perkembangan Anak.
  • Hasil kreasi gambar anak dapat di print out dengan printer.
  • Konsep pendidikan tidak terlepas dari dunia permainan yang memberikan keceriaan dengan teknologi Multimedia serta Animasi dan Design Grafis yang sangat menarik.
  • Materi pendidikan Edu-Games disesuaikan dengan tingkat usia anak dan disusun oleh pakar pendidikan anak.
  • Seluruh program pendidikan Edu-Games dirancang sedemikian rupa agar anak dapat belajar sendiri tanpa tergantung pada orang tua sehingga anak terbiasa untuk mandiri sejak dini.
  • Sebaliknya juga sebagai media penghubung kebersamaan menyambung tali kasih orang tua dengan buah hati menuju keluarga harmonis.
  • Memberikan nilai tambah ekonomis, karena produk Edu-Games dapat dipakai

Saya sendiri sudah mencoba 4 games yang saya terapkan pada anak saya yang berusia 3 dan 6,5 tahun untuk menggunakan game dari edu-games. Hasilnya cukup positif. banyak materi edukatif yang ada pada games yang sudah dikuasai anak saya.

Namun sebaik apapun game-nya sebagai orang tua kita juga harus selalu mendampingi dan membatasi waktu bermain mereka dengan komputer.

Bagi anda yang tertarik silakan anda memilih dan membeli game nya di http://edu-games.com.

6 tanggapan untuk “Game Edukatif untuk Anak”

  1. toko ini bukunya Avatar

    nice info pak 🙂

    Suka

  2. anggi Avatar
    anggi

    saya dah beli yang paket balita,gak bisa dipake,mengecewakan,mau di unreg juga tidak bisa

    Suka

  3. kereta mini ku Avatar

    nice post

    bisa di download secara gratisan ya ??

    Suka

  4. rama Avatar
    rama

    Tak kiraain gratisss

    Suka

    1. akhdian Avatar

      Beli mas 😀

      Suka

  5. […] nyata. Karena bermain game komputer tidak bisa begitu saja kita larang ke […] Read more here: Game Edukatif untuk Anak Tweet Tags: a-adalah-kita | a-jumpai-anak | a-lakukan-untuk | a-pada-games | […]

    Suka

Tulis Komentar

I’m Dian

Hello! Welcome to Akhdian’s blog. I am thrilled to share my knowledge and experiences with all of you. Currently, I am busy teaching and delving into various topics related to computers and technology. I hope this blog can be a valuable source of information for those who want to learn more about the world of computers. Thank you for visiting, and I hope you enjoy the articles here!

Let’s connect