ImagePemerintah bertekad untuk memblokir YouTube jika film Fitna tak juga dihapus. Pengamat TI Irvan Nasrun menyarankan cara cepat dengan metode ‘suntik’.

BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk memudahkan sekelompok besar router (autonomous system) saling berbagi informasi sehingga timbul jalur (routing) yang efisien dan tidak berputar-putar. BGP biasanya digunakan antar penyelenggara jasa internet (Internet Service Provider/ISP). ‘Penyuntikan’ pada BGP dilakukan sehingga semua pihak yang memanfaatkan BGP akan mendapatkan aturan routing yang sama.

Irvan menyarankan BGP Injection dilakukan pada penyedia koneksi internasional seperti Telkom, Indosat, Excelcom (XL), serta Network Access Provider (NAP) lain. Selain itu, BGP Injection menurut Irvan perlu dilakukan pula pada Indonesia Internet Exchange (IIX) dan Open Internet Exchange Point (Open IXP).

“Apabila ini dilakukan maka sudah dapat dipastikan seluruh trafik dari Indonesia, sekitar 90%, tidak bisa mengakses YouTube lagi, dan sebaiknya dari Menkominfo mengeluarkan surat himbauan kepada operator-operator, NAP dan pengelola IIX untuk menerapkan langkah ini,” ujar Irvan.

Metode BGP Injection ini, lanjutnya, adalah yang diterapkan oleh Pakistan saat memblokir YouTube di Februari 2008. Bukan hanya efektif, ketika itu Pakistan bahkan menyebabkan matinya akses YouTube bagi 2/3 pengguna internet.

sumber: detikinet.com

4 tanggapan atas “Metode ‘Suntik’, Cara Cepat Blokir YouTube”

  1. Rizki mp Avatar

    gila!! kalo masalah fitna dibesar2kan ampe youtube di blokir sgala tapi masa coba situs porno2 di indonesia ga di besar2kan padahal kan n2h yang bikin moral bangsa kita keok, kalo fitna sih menurut gw memang menimbulkan dmpk perpecahan agama tp kan masih ada solusi yang lebih baik ketimbang blokir2 youtube sgala cz youtube tuh sangat berguna untuk pengetahuan walaupun di situ ada bau pronografinya tp ketimbang ilmu yang bermanfaatnya seperti keajaiban allah, debat2 agama, berita2 lebih banyak banget tuh manfaatnya!!
    DASAR PEMERINTAH ASAL seenaknya sendiri g mikir mabsadatnya!!

    Suka

  2. Gugus A. Sakti Avatar
    Gugus A. Sakti

    endonesia mendekati pemilu 2009 makin aneh aja…

    makannya menkominfo bikin situs upload video yang lebih gede dari youtube dan biaya akses internet diturunin , lho kok nglantur … he he he …

    Suka

  3. someone Avatar
    someone

    Sebetulnya dijaman internet seperti sekarang ini, saya yakin semua orang yang bisa mengakses internet sudah memiliki pendidikan dan intelektualitas yang memadai. Jadi pemerintah nggak perlu pusing apa isi film fitna. Biarkan saja masing2 menilai sendiri. Tanpa intelektualitas yang tinggipun setiap orang bisa menilai dengan hati nurani mana yang benar dan salah. So…..gitu aja kok repot????

    Suka

  4. Darius Avatar
    Darius

    Siapa si orang yang begitu bodohnya mengeluarkan ide untuk menutup youtube???? sebenarnya gua sama sekali tidak berminat untuk menonton film fitna tapi karena pemerintah bertindak berlebihan saya jadi penasaran berat untuk melihatnya…jadi di sini siapa yang salah

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Darius Batalkan balasan

I’m Dian

Hello! Welcome to Akhdian’s blog. I am thrilled to share my knowledge and experiences with all of you. Currently, I am busy teaching and delving into various topics related to computers and technology. I hope this blog can be a valuable source of information for those who want to learn more about the world of computers. Thank you for visiting, and I hope you enjoy the articles here!

Let’s connect